Adobe Ciptakan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Foto Palsu

Rabu, 27 Juni 2018 - 06:02 WIB
Adobe Ciptakan Teknologi...
Adobe Ciptakan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Foto Palsu
A A A
MOUNTAIN VIEW - Adobe sedang mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi hasil editan foto palsu. Kecerdasan buatan ini nantinya berguna untuk membantu mendeteksi foto hasil rekayasa yang digunakan untuk menipu.

Dalam tulisan terbaru yang berjudul Learning Rich Features for Image Manipulation Detection, Vlad Morariu seorang peneliti Adoube menjalaskan bagaimana Adobe menggunakan AI untuk tujuan ini.

Tim ini berfokus pada tiga teknik manipulasi gambar umum, yaitu splicing ( menggabungkan dua foto yang berbeda, copy-move ( menggandakan dan memindah objek dari satu foto ke foto lain, dan removal ( menghapus objek dari objek asli foto dan menggantinya dengan yang lain).

"Masing-masing teknik itu cenderung menyisakan artifak tertentu, misalnya kontras yang kuat dibagian sudut, area yang halus atau pola noise yang berbeda" jelas Morariu dikutip Peta Pixel (23/6/2018).

"Dengan memakai puluhan ribu contoh gambar yang dimanipulsasi, kami berhasil melatih AI deep learning neural network untuk mengenali foto yang telah dimanipulasi" tambahnya.

Morariu mengatakan bekerjasama dalam pembuatan AI ini untuk mendeteksi manipulasi gambar sebagai bagian dari program Media Forensik DARPA yang disponsori pemerintah.

Saat ini, teknologi kecerdasan buatan ini masih dalam penyempurnaan. Jika sudah diimplementasikan AI dapat membantu pendeteksian menjadi lebih mudah, cepat, informatif dan dapat diandalakan.

Namun tetap saja, teknologi seperti ini tidak bisa menggantikan sarana tradisional 'trust' atau kepercayaan dalam dunia foto jurnalistik.

“Saya pikir salah satu peran penting yang dapat dimainkan Adobe adalah mengembangkan teknologi yang membantu memantau dan memverifikasi keaslian," ujar Jon Brandt Direktur Adobe Research

“Sangat penting untuk mengembangkan teknologi, tetapi pada akhirnya teknologi ini dibuat untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu, kami semua berbagi tanggung jawab untuk mengatasi potensi dampak negatif teknologi baru melalui perubahan pada institusi kami. ” imbuhnya.
(wbs)
Berita Terkait
Cara Membuat Clipping...
Cara Membuat Clipping Mask di Adobe Illustrator, Mudah Banget!
7 Tools yang Wajib Dikuasai...
7 Tools yang Wajib Dikuasai UX Designer
Adobe Melatih AI untuk...
Adobe Melatih AI untuk Memastikan Terciptanya Gambar yang Beretika
5 Cara Mengecilkan File...
5 Cara Mengecilkan File JPG dengan Mudah dan Cepat
Adobe Photoshop Gunakan...
Adobe Photoshop Gunakan Teknologi AI untuk Pengguna Awam
Gaun Digital Interaktif,...
Gaun Digital Interaktif, Ubah Tampilan Sekejap Mata
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
12 jam yang lalu
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
13 jam yang lalu
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
14 jam yang lalu
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
15 jam yang lalu
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
18 jam yang lalu
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
22 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved