Amazon Tegur Foxconn Karena Eksploitasi Buruh Pabrik di China

Kamis, 14 Juni 2018 - 10:03 WIB
Amazon Tegur Foxconn...
Amazon Tegur Foxconn Karena Eksploitasi Buruh Pabrik di China
A A A
BEIJING - Amazon menegaskan telah mengubah kondisi kerja sebuah pabrik di China yang melanggar Undang-Undang Tenaga Kerja setempat. Diketahui pabrik tersebut adalah milik Foxconn.

Laman Engadget, Kamis (14/6/2018), menyebutkan, artikel terbaru yang diterbitkan oleh Guardian merinci sejumlah pelanggaran hak pekerja yang dilakukan oleh pabrik Foxconn di Hengyang, China. Pabrik ini memproduksi speaker pintar Echo dan Kindle e-Readers.

Pada bulan Maret, tulis Guardian, lebih dari 40% karyawan di pabrik adalah "pekerja pengiriman" (kontrak) sementara yang dibayar lebih dari pekerja tetap. Tetapi tidak memiliki jaminan kerja dan tidak memenuhi syarat untuk membayar saat sakit atau pembayaran hari libur. Lalu ketika bisnis melambat, mereka dapat dipecat oleh Foxconn tanpa menerima bayaran sama sekali.

Alih-alih membayar waktu setengah pekerja untuk lembur, karyawan di pabrik ini menerima gaji rutin setiap jam. Bahkan ketika mereka bekerja lebih lama daripada jam mingguan regulernya.

Selain itu, Foxconn seharusnya membayar pekerja pengiriman ini minimal Rp8,1 juta (3.700 Yuan) per bulan. Faktanya slip gaji yang dilihat oleh Guardian, bayaran bulanan yang sebenarnya diterima mereka antara Rp4,4 juta-6,5 juta (2.000 dan 3.000 Yuan). Sedangkan pekerja permanen Rp4,4 juta-5,4 juta (2.000 dan 2.500 Yuan) untuk periode waktu yang sama.

Amazon mengatakan, pihaknya telah mengoreksi pelanggaran dan telah meminta pabrik Foxconn untuk rencana tindakan korektif. Mereka juga mencari laporan rutin dari Foxconn untuk membuktikan bahwa rencana itu telah diberlakukan.
(mim)
Berita Terkait
Ratusan Karyawan Keracunan,...
Ratusan Karyawan Keracunan, Apple Tutup Sementara Pabrik iPhone di India
Protes Pecah di Pabrik...
Protes Pecah di Pabrik iPhone China, Pekerja Bentrok dengan Polisi
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Foxconn Rp120 Triliun Belum Terwujud, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Foxconn Siapkan Rp10...
Foxconn Siapkan Rp10 Triliun Bangun Pabrik iPhone di India, Serap 100.000 Tenaga Kerja
Mengapa iPhone Diproduksi...
Mengapa iPhone Diproduksi di China? Bukan Karena Murah, Ini Penjelasannya!
Pemasok Chip Apple,...
Pemasok Chip Apple, Foxconn Kini Mulai Produksi Mobil Listrik
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
7 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
8 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
12 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
12 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
13 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved