Nasib Diujung Tanduk, ZTE Minta AS Cabut Sanksi Pembelian Qualcomm

Rabu, 09 Mei 2018 - 13:01 WIB
Nasib Diujung Tanduk,...
Nasib Diujung Tanduk, ZTE Minta AS Cabut Sanksi Pembelian Qualcomm
A A A
BEIJING - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan sanksi kepada ZTE akibat transaksi perdagangan dengan Korea Utara dan Iran. Padahal dua negara itu tengah mendapat embargo perdagangan dari AS.

ZTE pun dilarang membeli chipset Qualcomm selama tujuh tahun. Karena tidak menjalankan sanksi agar perusahaan menegur atau menjatuhkan denda kepada 35 karyawannya, ZTE juga kehilangan lisensi Android-nya.

Menurut Reuters, Selasa (8/5/2018), produsen telah memberikan bahan tambahan kepada Biro Industri dan Keamanan Departemen Perdagangan AS agar mencabut larangan tersebut. Sumber tidak mengungkapkan jenis dokumen apa atau kapan persisnya dokumen itu diajukan.

"ZTE sangat bergantung pada chipset Snapdragon dan larangan tersebut tidak dapat diterima dan mengancam kelangsungan hidup perusahaan," demikian pernyataan ZTE seperti dikutip oleh Reuters.

Pekan lalu perunding China mengadakan pembicaraan perdagangan dengan patner AS di Beijing. Perwakilan China meminta agar mereka mendengarkan seruan dan mempertimbangkan upaya untuk meningkatkan kepatuhannya.

Hubungan perdagangan antara AS dan China tidak harmonis belakangan ini. Namun para pejabat AS mengatakan, larangan itu tidak ada hubungannya dengan masalah antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Jika larangan itu tetap berlaku bagi ZTE, konsumen sepertinya tidak akan melihat Axon 9 dan Axon 9 Pro mendatang.
(mim)
Berita Terkait
ZTE Salurkan Bantuan...
ZTE Salurkan Bantuan pada SMPN 1 Kormomolin Maluku untuk Tunjang Pendidikan di Kawasan 3T
ZTE Hadirkan Smartphone...
ZTE Hadirkan Smartphone dengan Fitur-fitur Cerdas
Indusri IT Melesat,...
Indusri IT Melesat, ZTE Siap Terjun di Pasar Server Indonesia
ZTE Membuka Jalan Menuju...
ZTE Membuka Jalan Menuju Ekosistem Digital dalam 5G Summit 2021
Teknologi Cold-Plate...
Teknologi Cold-Plate Liquid Cooling Atasi Kepadatan Daya Maksimum Data
Xu Ziyang, CEO, ZTE...
Xu Ziyang, CEO, ZTE Corporation: Dorong Digitalisasi dengan Teknologi Cerdas, Pidato yang Disampaikan dalam Mobile World Congress 2021
Berita Terkini
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
1 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
2 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
3 jam yang lalu
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
8 jam yang lalu
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
20 jam yang lalu
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
21 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved