Atlassian Marketplace, Bisnis USD250 Juta yang Lahir di Pesawat

Selasa, 27 Maret 2018 - 11:30 WIB
Atlassian Marketplace,...
Atlassian Marketplace, Bisnis USD250 Juta yang Lahir di Pesawat
A A A
SELAIN bisnis utamanya, Atlassian ternyata juga punya bisnis sampingan, yakni Atlassian Marketplace, semacam toko aplikasi seperti Google Play atau Apple App Store. Bedanya, ini toko aplikasi B2B dari perusahaan untuk memberi solusi kepada perusahaan lainnya.

Dalam waktu hanya lima tahun, omzet toko aplikasi tersebut mencapai USD250 juta, luar biasa. Yang unik, ide bisnis itu lahir tidak sengaja. Scott Farquhar iseng melakukan coding dalam sebuah perjalanan pesawat yang selama 14 jam. Ternyata baris kode itu, walaupun menurutnya jelek, mampu bertahan untuk mewujudkan Atlassian Marketplace menjadi nyata.

Scott memang terinspirasi ekosistem Apple ketika developer membangun game dan aplikasi yang dapat berjalan di iPhone. Nah, Atlassian menargetkan developer yang dapat membangun produk software di platform Jira milik mereka. Jira sendiri platform yang memungkinkan staf IT di sebuah perusahaan melacak masalah di pengembangan software dan memungkinkan bekerja bersama dalam sebuah proyek.

Diluncurkan sejak 2012, tahun 2016 omzetnya sudah USD100 juta dan pada 2017 tembus USD250 juta. Itu karena mereka serius. Salah satunya dengan merekrut Max Mancini sebagai VP Ecosystem Atlassian. Mancini telah berpengalaman di Apple dan Ebay.

Solusi Atlassian Marketplace digunakan juga oleh perusahaan seperti Amazon Web Services, Microsoft, dan Splunk, bahkan sebagian developer sangat sukses lewat Atlassian Marketplace. Ada 35 developer yang mencapai omzet lebih dari USD1 juta di marketplace tersebut. Empat developer tembus USD10 juta dan tiga lainnya mencapai USD20 juta.

Ada aplikasi pelacak waktu Tempo, aplikasi penguji software Zephyr, dan Gliffy yang memungkinkan pengguna menambah diagram di software yang dipakai. Zephyr saja tahun lalu mampu mengumpulkan pendanaan hingga USD31 juta. "Jika mengingat asal mulanya, saya hampir tidak percaya, USD250 juta lahir di atas pesawat," ungkap Scott.

(Baca juga: Scott Farquhar, Sukses Membuat Perusahaan Lain Sukses )
(amm)
Berita Terkait
Bahayanya Pakai Software...
Bahayanya Pakai Software Bajakan
Semakin Canggih, PostgreSQL...
Semakin Canggih, PostgreSQL Usik Pasar Software Database Berbayar
Software POS Terintegrasi...
Software POS Terintegrasi dengan Ekosistem Accurate Online
Didukung Database Open...
Didukung Database Open Source Canggih, PostgreSQL 13 Kinerja Lebih Maksimal
10 Kesalahan Sistem...
10 Kesalahan Sistem Komputer Paling Fatal di Dunia, Apa Saja?
Solusi SD-WAN Sanggup...
Solusi SD-WAN Sanggup Hubungkan 5.000 Lokasi di Indonesia
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
2 jam yang lalu
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
11 jam yang lalu
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
22 jam yang lalu
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
23 jam yang lalu
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
1 hari yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
1 hari yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved