Teknologi VR Dikembangkan untuk Terapi Pecandu Alkohol dan Autis

Minggu, 11 Februari 2018 - 12:01 WIB
Teknologi VR Dikembangkan...
Teknologi VR Dikembangkan untuk Terapi Pecandu Alkohol dan Autis
A A A
NEW ORLEANS - Bicara virtual reality (VR) tak melulu soal game atau fun lainnya. Teknologi VR pun bisa digunakan sebagai bagian penting untuk terapi kesehatan.

Hal inilah yang tengah dilakukan oleh Universitas Tulane, St Charles Ave, New Orleans, Los Angeles, Amerika Serikat. Dekan perguruan tinggi tersebut menggunakan teknologi VR untuk membantu orang untuk keluar dari kecanduan alkohol.

Patrick Bordnick, Dekan Sekolah Pekerjaan Sosial Universitas Tulane, memiliki sejarah panjang dengan eksperimen VR. Dan sekarang dia percaya bahwa teknologi yang dikembangkan sejajar dengan visinya.
Dengan bantuan startup berpengalaman di bidang ini, yakni Limbix, Patrick berharap dapat menciptakan situasi yang memicu hasrat para pecandu. Namun saat merasakan keinginannya menenggak minuman beralkohol, si pecandu ini sebenarnya berada dalam lingkungan yang sangat aman dengan pengawasan para profesional.

Para profesional akan mempelajari bagaimana setiap pasien bereaksi terhadap pemicu dan isyarat pengidap tertentu, sehingga dapat membantu memahami bagaimana kecanduan tertentu melanda mereka. Terpenting dengan teknik ini tenaga medis bisa mendapatkan cara terbaik untuk mengobati pasien.

Alat yang disebut Project Delta itu sedang dikembangkan untuk ekosistem VR mobile, seperti Daydream dan Gear VR. Mereka menargetkan perangkat siap dalam waktu 6-12 bulan.

Inti Proyek Delta terletak pada menempatkan pecandu menjadi semacam situasi yang bisa membuat mereka kambuh seperti di dunia nyata. Dalam satu skenario yang diberikan sebagai contoh, pecandu dimasukkan ke dalam sebuah bar yang realistis, penuh dengan avatar gerak yang berhasil ditangkap.

Bartender berdiri di depan rak minuman premium yang terang benderang dan bertanya kepada mereka apa yang ingin diminum. Tekanan dan tekanan sosial yang luar biasa dalam skenario seperti itu hampir pasti menyebabkan kambuh dalam alkoholik sejati.

Seorang psikolog profesional akan siap membantu pecandu menangani perasaan pasiennya. Lalu dia menganalisis apa yang sedang terjadi di kepala mereka.

Bordnick juga sedang mengerjakan program serupa untuk mengatasi masalah sosial pasien autis dan gangguan lainnya yang akan mempengaruhi interaksi manusia. Perangkat ini disebut disebut Quality of Life Project.

Eksperimen VR dengan premis serupa dengan kedua proyek ini telah dibicarakan sebelumnya, terutama di bidang medis. Depresi klinis dan manajemen stres telah dinobatkan sebagai beberapa kasus penggunaan yang mungkin terjadi secara statistik untuk teknologi ini dan serupa.
(mim)
Berita Terkait
5 Rekomendasi Kacamata...
5 Rekomendasi Kacamata Virtual Reality Terbaik 2022
Terancam Tidak Bisa...
Terancam Tidak Bisa Gunakan Apple, Nama Vision Pro Telah Dipatenkan Huawei
Peneliti Ciptakan Kacamata...
Peneliti Ciptakan Kacamata VR Khusus untuk Tikus Laboratorium
Mahasiswa ITS Gagas...
Mahasiswa ITS Gagas Konsep Pariwisata dengan Virtual Reality (VR)
Mungkinkah Kita Bisa...
Mungkinkah Kita Bisa Menyentuh Benda Padat dalam Realitas Virtual?
Meski Pandemi, PSF dan...
Meski Pandemi, PSF dan Millealab Gelar VR Ambassador Indonesia
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved