Aplikasi Kebugaran Ungkap Rahasia Semua Pangkalan Militer AS

Senin, 29 Januari 2018 - 16:35 WIB
Aplikasi Kebugaran Ungkap...
Aplikasi Kebugaran Ungkap Rahasia Semua Pangkalan Militer AS
A A A
WASHINGTON - Kehebatan militer Amerika Serikat (AS) dalam teknologi digital tak terbantahkan. Tapi informasi rahasia mereka ternyata masih bisa dibobol hanya dengan melihat aplikasi kebugaran, Strava.

Laman Guardian, Senin (29/1/2018) melaporkan, informasi sensitif tentang lokasi, penempatan pangkalan militer, dan pos mata-mata AS di seluruh dunia telah berhasil diungkap oleh perusahaan pelacak kebugaran, Strava.

Rincian tersebut dirilis oleh Strava dalam peta visualisasi data yang menunjukkan semua aktivitas pengguna yang dilacak oleh aplikasinya. Hal ini memungkinkan orang merekam latihan militer dan membaginya dengan orang lain.

Peta yang dirilis pada November 2017 itu menunjukkan setiap aktivitas yang pernah diunggah ke Strava -terpantau lebih dari 3 triliun data GPS individual yang terlacak. Aplikasi ini dapat digunakan di berbagai perangkat, termasuk ponsel cerdas dan pelacak kebugaran seperti Fitbit untuk melihat rute populer di kota-kota besar. Pengguna juga dapat melihat individu di daerah terpencil yang memiliki pola latihan yang tidak biasa.

Analis militer melihat bahwa peta tersebut juga cukup rinci. Sehingga berpotensi memberikan informasi sensitif mengenai personil militer aktif sebagai penggunanya.

Nathan Ruser, seorang analis dari Institute for United Conflict Analysts berpendapat, aplikasi itu membuat basis militer AS dapat dikenali dengan jelas dan bahkan dapat dipetakan. "Jika tentara menggunakan aplikasi seperti orang sipil, dengan mengubahnya pada pelacakan saat mereka berolahraga, itu bisa sangat berbahaya," kata Ruser.

Di lokasi seperti Afghanistan, Djibouti, dan Suriah, pengguna Strava tampaknya hampir secara eksklusif adalah personil militer asing yang berarti basis-basis itu menonjol dengan terang. Di Provinsi Helmand, Afghanistan, misalnya, lokasi basis operasi ke depan dapat terlihat dengan jelas karena bercahaya putih di peta berwarna gelap.

Basis itu sendiri tidak terlihat pada tampilan satelit penyedia komersial, seperti Google Maps atau Apple's Maps. Namun sangat dapat dilihat dengan jelas melalui Strava.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Waspada Penipuan Modus...
Waspada Penipuan Modus Menang Undian, Penjahat Digital Mengintai Anda
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
11 jam yang lalu
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
14 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
18 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
20 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
2 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
2 hari yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved