Malaysia Kandaskan Indonesia di Asia Pacific Predator League 2018

Selasa, 23 Januari 2018 - 02:01 WIB
Malaysia Kandaskan Indonesia...
Malaysia Kandaskan Indonesia di Asia Pacific Predator League 2018
A A A
JAKARTA - Setelah berlangsung selama tiga bulan, Asia Pacific Predator League 2018 berakhir, Minggu (21/1/12018) malam. Gamers asal Malaysia, Geek Fam, tampil sebagai pemenang turnamen game kelas dunia ini.

Geek Fam dari Malaysia, dengan pemainnya Skemberlu, March, ChYuan, Oli dan Playhard berhasil mencapai posisi pertama setelah mengalahkan BOOM.ID dari Indonesia dengan skor 2-1 di laga final yang berlangsung Minggu malam. Kemudian Quid Pro Quo dari Filipina menempati posisi ketiga.

Kemenangan Geek Fam ini menandai keunggulan dan strategi mereka dengan mengalahkan semua pesaingnya.

Babak kualifikasi Asia Pacific Predator League 2018 telah berjalan sejak Oktober 2017 dengan antusiasme yang besar dari para gamer. Ini dibuktikan dengan tingginya jumlah peserta di seluruh negara yang mencapai sekitar 1.197 tim eSports.

Asia Pacific Predator 2018 menghadirkan game DOTA 2 dan mengumpulkan 8 finalis dari 8 negara yang berpartisipasi. Babak kualifikasi pertama dari Asia Pacific Predator League 2018 dilakukan di masing-masing negara. Para pemenang yang melewati babak penyisihan di masing-masing negara kemudian diberangkatkan ke Jakarta untuk bertanding di babak final.

Presiden Acer Pan Asia Pacific, Andrew Hou, mengatakan, pihaknya sangat bangga dan bersyukur dapat secara sukses menggelar Asia Pacific Predator League 2018, turnamen eSports kelas dunia terbesar dari Acer di Jakarta.

“Selamat kepada Geek Fam dari Malaysia yang telah berhasil membuktikan diri sebagai tim terbaik dalam pelaksanaan Asia Pacific Predator League 2018 pertama ini. Kami berharap kemenangan ini dapat menginspirasi generasi muda di Asia serta terus mendukung bakat mereka dan memeliharanya untuk meraih kesuksesan sebaik mungkin,” kata Andrew seusai memberikan hadiah kepada pemenang di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Minggu malam.

Menurut Andres, event Ini bukanlah akhir dari perjalanan turnamen gamer global, melainkan awal dari tantangan berikutnya. Pada 2019, Acer akan memperluas turnamen ini di 14 negara Asia Pasifik dengan Thailand sebagai tuan rumah Asia Pacific Predator League 2019.

“Dengan jangkauan yang lebih luas, kami akan sepenuhnya mendukung peserta untuk memanfaatkan line-up dari Predator dan memenangkan pertarungan,” kata Andrew Hou.

Sementara itu, Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang, mengatakan, Predator League 2018, kompetisi eSport pertama dari Acer bisa berjalan sukses dan meriah.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk dapat menyelenggarakan kompetisi regional berkelas dunia ini di Indonesia dan juga untuk menetapkan standar bagi pelaksanaan Asia Pacific Predator League berikutnya. Melalui Predator League, kami berharap bisa berkontribusi besar terhadap perkembangan industri game,” pungkas Herbet Ang.
(mim)
Berita Terkait
Game Online Bagi Generasi...
Game Online Bagi Generasi Muda, Bermanfaat atau Berbahaya?
5 Game Jadul yang Masih...
5 Game Jadul yang Masih Relevan Dimainkan di Tahun 2021
Uji Coba Beta Tahap...
Uji Coba Beta Tahap Kedua, Ini Perbedaan Free Fire Max dan Original
20 Game Google Tersembunyi...
20 Game Google Tersembunyi yang Bisa Dimainkan Walau Tanpa Internet
Free Fire Kolaborasi...
Free Fire Kolaborasi dengan One-Punch Man
Pengembang Among Us...
Pengembang Among Us Berupaya Membuat Ghost tetap Bermain lebih Menarik
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
4 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
8 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
2 hari yang lalu
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
2 hari yang lalu
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
4 hari yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved