Tiga Raksasa Teknologi Siapkan Penerbangan Super Murah

Rabu, 29 November 2017 - 21:02 WIB
Tiga Raksasa Teknologi...
Tiga Raksasa Teknologi Siapkan Penerbangan Super Murah
A A A
BERLIN - Usai Boeing yang membeli perusahaan pesawat terbang listrik Aurora Flight Sciences. Kini Airbus, Rolls Royce dan perusahaan Jerman Siemens mengumumkan telah berkerjasama dan siap mengembangkan pesawat bertenaga listrik.

Tiga raksasa teknologi membero nama proyeknya, E-Fan X yang secara bertahap mengganti turbin pesawat Bae 146 dengan motor listrik dua megawatt.

CTO Airbus Eremenko mengatakan i E-Fan X merupakan langkah penting berikutnya dalam tujuan membuat penerbangan listrik menjadi kenyataan di masa mendatang,

“Pelajaran yang kami pelajari dari sejarah panjang demonstrasi penerbangan listrik, dimulai dengan Cri-Cri, termasuk E-Genius, E-Star, dan yang paling mendekati akhir-akhir ini adalah E-Fan 1.2, dan juga hasil dari E -Sirkraft Systems House bekerjasama dengan Siemens, akan membuka jalan menuju pesawat komersial listrik hybrid yang aman, efisien, dan hemat biaya, tutur Eremenko seperti dilansir dari Aviationtoday

Ketiga perusahaan masing-masing akan bertanggung jawab atas bagian proyek yang terpisah. Airbus akan mengawasi integrasi keseluruhan pesawat yang mencakup arsitektur kontrol sistem propulsi hibrida-listrik dan baterai, serta integrasi dengan kontrol penerbangan.

Rolls-Royce akan menyediakan mesin turbo-shaft, generator dua megawatt, dan elektronika daya, dan Siemens akan menyediakan motor listrik dua megawatt, unit kontrol elektronik, konverter DC/DC, dan sistem distribusi tenaga.

Tiga Raksasa Teknologi Siapkan Penerbangan Super Murah


E-Fan X diperkirakan akan lepas landas setelah melalui serangkaian uji coba komprehensif pada tahun 2020, 2 tahun sebelum Zunum Aero beroperasi. Kompetitor lain mungkin datang dari Eviation Aircraft, yang mampu mengangkut 9 penumpang dengan jarak tempuh 600 mil dengan sekali pengisian. Lalu ada taksi listrik terbang milik Airbus sendiri yang siap terbang pada 2018, dan pesawat ramah lingkungan NASA dengan investasi USD43 juta. Konon, pesawat komersial agensi tersebut diperkirakan akan mengangkasa sekitar tahun 2026.
(wbs)
Berita Terkait
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Begini Cara Kemendiktisaintek...
Begini Cara Kemendiktisaintek Membumikan Sains dan Teknologi kepada Masyarakat
Inspirasi Teknologi...
Inspirasi Teknologi Agraria untuk Petani Muda Indonesia
Inovasi Teknologi Kanker...
Inovasi Teknologi Kanker Bermunculan, APBCS 2024 Digelar
Beton Kuat dan Ramah...
Beton Kuat dan Ramah Lingkungan Cetakan Printer 3D
5 Teknologi Kuno yang...
5 Teknologi Kuno yang Bikin Ilmuwan Melongo
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
22 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
1 hari yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 hari yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
2 hari yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved