Cyber Spionase Kerap Bidik Keamanan Negara

Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:16 WIB
Cyber Spionase Kerap...
Cyber Spionase Kerap Bidik Keamanan Negara
A A A
PHUKET - Petunjuk kecil yang ditinggalkan oleh pelaku penyerangan cyber sangat penting untuk menguak orang-orang di balik serangan cyber spionase. Dalam hal ini, peneliti Kaspersky Lab telah melacak operasi cyber spionase lanjutan yang berasal dari negara-negara Asia Pasifik selama 10 tahun terakhir, dan telah melakukan peninjauan atas kontribusi yang dibuat oleh kesalahan penyerang yang ceroboh.

Misalnya, aktor pelaku serangan cyber bernama Dropping Elephant, yang kemungkinan beroperasi dari India, dilaporkan oleh Kaspersky Lab pada Juli 2016 menargetkan entitas diplomatik dan ekonomi profil tinggi di negara-negara seperti Australia, China, Bangladesh, dan Taiwan. Dari jejak yang ditinggalkan menunjukkan jejak tiga individu di mana seseorang secara khusus mengungkapkan dokumen pribadi yang membuat tim peneliti Kaspersky Lab berhasil menemukan wajah belakang dari Dropping Elephant.

"Peneliti Cyber security mengkaji kampanye cyber spionase dengan mengejar petunjuk dari kesalahan pelaku yang ceroboh. Begitu kita memiliki semua potongan puzzle yang diperlukan, kita berbagi bukti dengan sesama ahli untuk bisa mengetahui mata-mata di balik serangan, tujuan dan teknik utama yang mereka gunakan," ujar Peneliti Senior Security Kaspersky Lab, Noushin Shabab, dalam acara Cyber Security Weekend, di Phuket, Thailand, Kamis (12/10/2017).

Shabab menambahkan, semua informasi penting telah dikumpulkan melalui penyelidikan terhadap serangan yang ditargetkan. "Ini membantu kita untuk menemukan kebenaran dan mitos cyber spionase di kawasan Asia Pasifik, "kata Shabab.

Berikut beberapa petunjuk yang ditemukan tim Kaspersky Lab dalam mengungkap serangan cyber spionase :

• Koneksi militer yang jelas
• Organisasi yang terlibat dalam aktivitas ancaman kerap menyamar untuk keamanan negara
• Serangan cyber spionase terdiri dari beragam orang dengan peran dan tanggung jawab yang beragam.

Kaspersky Lab pun telah menerbitkan sebuah laporan tentang Naikon APT pada tahun 2015. Kampanye cyber spionase ini telah melacak intelijen geo-politik di negara-negara di sekitar Laut Cina Selatan selama lebih dari setengah dekade. Belakangan sebuah jaringan yang diduga ditemukan oleh peneliti ThreatConnect menunjukkan nama domain Digunakan di Naikon APT, juga ditemukan di beberapa akun media sosial.
Kemudian akun media sosial ini memuat lebih dari 700 pos dan 500 foto yang memungkinkan peneliti melacak lokasi dan alamat sebenarnya dari pejabat.
(wbs)
Berita Terkait
Pakai OS Kaspersky,...
Pakai OS Kaspersky, Rusia Siapkan Ponsel yang Tak Bisa Diretas
Kaspersky: 2021, Masyarakat...
Kaspersky: 2021, Masyarakat Kian Anggap Penting Privasi Data
Melindungi Pahlawan...
Melindungi Pahlawan Jalanan: Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Bersatu Padu Hadirkan Paket Swadaya Aman
Ransomware: Ancaman...
Ransomware: Ancaman Nyata di 2025, Bagaimana Organisasi di Indonesia Melindungi Diri?
5 Cara Mencegah Serangan...
5 Cara Mencegah Serangan Pencurian Data Pribadi atau Phising
Waspada Ransomware!...
Waspada Ransomware! 8 Tips Cegah Serangan Siber Paling Berbahaya di Dunia
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
7 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
13 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
13 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
17 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
21 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved