Resmi Diluncurkan, Akses Jaringan 5G Siap Dinikmati

Kamis, 12 Oktober 2017 - 16:32 WIB
Resmi Diluncurkan, Akses...
Resmi Diluncurkan, Akses Jaringan 5G Siap Dinikmati
A A A
BERLIN - Lewat dukungan vendor jaringan asal China Huawei, Deutsche Telekom baru saja sukses meluncurkan jaringan 5G pra-standar di Berlin Jerman, Kamis (12/10/2017). Sebuah langkah yang digambarkan oleh perusahaan sebagai jaringan pertama 5G di Eropa.

Jika di era 4G, Telia Sonera patut berbangga karena lewat dukungan perusahaan penyedia jaringan, Ericsson, operator asal Skandinavia itu menjadi yang pertama meluncurkan layanan 4G secara komersial di dunia pada 2009.

Maka untuk jaringan 5G, Deutsche Telekom penyedia telekomunikasi terbesar di Eropa mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan peluncuran teknologi secara global pada tahun 2020.

Telekom mengatakan bahwa ini adalah penggunaan pertama teknologi di lingkungan Eropa, dengan kecepatan lebih dari 2 gigabits per detik ke perangkat pelanggan, serta latensi 3 milidetik di situs komersial.

"Ini adalah langkah perkembangan yang sangat menentukan dalam perjalanan menuju peluncuran global 5G, yang direncanakan pada tahun 2020," tutur anggota dewan Telekom Claudia Nemat dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Reuters, Kamis, (12/10/2017).

Jaringan itu menggunakan teknologi pra-5G berdasarkan standar yang dikembangkan untuk Radio Baru non-mandiri. Jaringan menggunakan LTE sebagai basis sementara teknologi 5G NR memberikan peningkatan kecepatan data dan mengurangi latensi.

Sementara itu, menurut Bruno Jacobfeuerborn, CTO Deutsche Telkom, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Deutsche Telekom telah mengambil langkah penting pertama menuju peluncuran jaringan 5G.

“Ketika standar ditetapkan, kami akan segera melakukan uji coba pada tahun 2018 untuk mempersiapkan lahan bagi penyebaran layanan komersial yang lebih luas, sekaligus melakukan penawaran bagi perangkat 5G untuk pasar massal saat tersedia”, ujarnya.

Ketika Telekom memulai peluncuran jaringan 5G secara komersial pada tahun 2020, diharapkan ada slice bandwidth baru yang memungkinkan layanan khusus untuk ponsel yang terhubung.

Eropa diperkirakan akan melakukan pendekatan yang lebih lambat terhadap penyebaran jaringan 5G daripada operator asal Korea Selatan dan Jepang, di mana peluncurannya dijadwalkan tahun depan, diikuti dengan oleh Amerika Serikat di mana Telekom adalah pemilik mayoritas operator seluler No. 3 di T-Mobile.
(wbs)
Berita Terkait
Dicoret Inggris, Huawei...
Dicoret Inggris, Huawei Sebut Rencana itu Tak Masuk Akal
Inggris Bakal Menghentikan...
Inggris Bakal Menghentikan Jaringan 5G Huawei
Jelang Tutup Tahun 2022...
Jelang Tutup Tahun 2022 Pengguna 5G Sentuh Angka Satu Miliar
Teknologi Asal Jerman...
Teknologi Asal Jerman Pro Yellow Laser Solusi Atasi Masalah Kulit Wajah
Jaringan Nirkabel 5G...
Jaringan Nirkabel 5G Berpotensi Ganggu Prakiraan Cuaca
Telkomsel Perluas Jaringan...
Telkomsel Perluas Jaringan Hyper 5G di Bali, Tingkatkan Pariwisata dan Ekonomi Digital
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
4 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
5 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
10 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
22 jam yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved