EasyJet Rangkul Wright Electric Bangun Pesawat Komersil Bertenaga Listrik

Jum'at, 29 September 2017 - 18:01 WIB
EasyJet Rangkul Wright...
EasyJet Rangkul Wright Electric Bangun Pesawat Komersil Bertenaga Listrik
A A A
NEW YORK - Maskapai penerbangan Amerika Serikat EasyJet telah menjalin kemitraan dengan produsen pesawat listrik Wright Electric Inggris. Pesawat listrik ini nantinya akan mengangkut penumpang untuk penerbangan jarak pendek seperti dari New York ke Boston, London ke Paris, atau Seoul ke Jeju.

Dalam sebuah pengumuman Rabu, maskapai tersebut mengatakan listrik ini nantinya akan menempuh jarak tempuh 335 mil. Pesawat listrik baru bisa, secara teori, mencakup 20% perjalanan penumpang EasyJet.

"Kolaborasi dengan perusahaan AS Wright Electric akan mendukung tujuan penerbangan jarak pendek untuk dioperasikan oleh pesawat bertenaga listrik," ujar easyJet dalam siaran pers seperti dikutip CNBC.

EasyJet mengatakan bahwa kemitraannya akan mendukungnya mendukung tujuan Wright Electric untuk merancang dan menskalakan pesawat listrik komersialnya

"Untuk pertama kalinya kita bisa membayangkan masa depan tanpa bahan bakar jet dan kami sangat senang menjadi bagian dari itu," kata McCall. "Sekarang lebih banyak masalah kapan, kalau pesawat jarak pendek akan terbang."

Wright Electric didirikan pada tahun 2016 oleh insinyur kedirgantaraan, ahli powertrain dan ahli kimia baterai. Bisnis tersebut mengatakan bahwa tujuannya adalah agar setiap penerbangan pendek menjadi nol emisi dalam 20 tahun ke depan.

Komisi Eropa telah menggambarkan penerbangan sebagai "salah satu sumber emisi gas rumah kaca yang paling cepat berkembang."

Berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini sedang berlangsung. Tahun lalu, misalnya, Solar Impulse 2 menjadi pesawat pertama yang berkeliling dunia hanya menggunakan tenaga surya.

Pada tahun 2011, KLM Royal Dutch Airlines menjalankan penerbangan komersial pertamanya dengan menggunakan biofuel. Pada bulan September 2016, maskapai ini mengatakan telah menandatangani kontrak tiga tahun untuk menjalankan penerbangan biofuel dari Los Angeles
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
8 jam yang lalu
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
10 jam yang lalu
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
10 jam yang lalu
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
22 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
22 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
22 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved