Qualcomm Minta Produk iPhone Diharamkan Beredar di AS

Sabtu, 08 Juli 2017 - 19:02 WIB
Qualcomm Minta Produk...
Qualcomm Minta Produk iPhone Diharamkan Beredar di AS
A A A
JAKARTA - Qualcomm berusaha menghentikan pemasaran smartphone andalan Apple, iPhone, di Amerika Serikat (AS). Upaya itu dilakukan di tengah perselisihan kedua perusahaan teknologi tersebut sehubungan pembayaran royalti yang dianggap tak terbayarkan. Qualcomm pun mencari cara agar ponsel iPhone diharamkan di AS hingga Apple mau membayar royalti yang mereka tuntut.

Untuk keperluan itu Qualcomm telah mengajukan keluhan royalti kepada Federal Trade Commission (FTC) AS. Mereka mengklaim iPhone melanggar setidaknya enam paten kunci yang Qualcomm miliki.

"Penemuan Qualcomm berada di jantung setiap iPhone dan melampaui teknologi modem atau standar seluler," tuding Don Rosenberg, Wakil Presiden Eksekutif dan Penasihat Umum Qualcomm seperti disitat dari Geeky Gadget, Jumat (7/7/2017).

Lebih lanjut Don mengatakan, paten yang kami keluhkan mewakili enam teknologi penting dari portofolio ribuan dan masing-masing sangat penting untuk fungsi iPhone. Apple sendiri diduga terus menggunakan teknologi Qualcomm sambil menolak membayarnya.

“Tuntutan hukum ini berusaha menghentikan pelanggaran Apple atas enam teknologi yang dipatenkan kami," katanya lagi.

Enam paten yang dimaksud, Paten AS No 8.633.936, paten AS No .698.558, paten AS No 8.487.658, paten AS No 8.838.949, Paten AS No 9.535.490, dan Paten AS No 9.608.675. Paten-paten tersebut memungkinkan kinerja tinggi di smartphone dalam memperpanjang masa pakai baterai. Masing-masing paten melakukannya dengan cara yang berbeda untuk berbagai fitur smartphone populer.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Apple mengenai keluhan Qualcomm kepada FTC tersebut.
(mim)
Berita Terkait
Qualcomm Kembangkan...
Qualcomm Kembangkan Snapdragon 8 Gen 2, Kinerja 15% Lebih Baik
Qualcomm Quick Charge...
Qualcomm Quick Charge 5, Pengisian 50% Baterai 4.500 mAh Hanya Butuh 5 Menit
Qualcomm: Kualitas Kamera...
Qualcomm: Kualitas Kamera Smartphone Sudah Setara DSLR
Mengenal Teknologi Lossless...
Mengenal Teknologi Lossless Audio di Smartphone Android, Apa Gunanya?
Gunakan Qualcomm Quick...
Gunakan Qualcomm Quick Charge 3.0, Charge Roboost Jadi Sahabat Ponsel Ideal
Qualcomm Rilis FastConnect...
Qualcomm Rilis FastConnect 6900 dan 6700 dengan 6GHz WiFi 6E-Bluetooth 5.2
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
4 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
5 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
6 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
6 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
7 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved