Robot Dinilai Bakal Lakukan Pekerjaan Lebih Baik dari Manusia
Minggu, 11 Juni 2017 - 16:35 WIB
Robot Dinilai Bakal Lakukan Pekerjaan Lebih Baik dari Manusia
A
A
A
CALIFORNIA - Seperti diketahui Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan terus dikembangkan sebagai teknologi masa depan. Jejaknya pun mulai terlihat mulai dari robot, asisten virtual hingga mobil otonom.
Bahkan, berdasarkan survei yang dilakukan University of Oxford and Yale, ke depannya robot dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dari manusia pada 2062. Sementara, periset di Asia memprediksi hal tersebut akan terjadi lebih cepat ketimbang di Amerika Utara.
"Kami penasaran bagaimana teknologi ini akan terus dikembangkan. Dan kami rasa teknologi ini dikembangkan lebih canggih," kata Katja Grace, Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, Amerika Serikat dikutip dari DigitalTrends, Minggu (11/6/2017).
Grace pun menambahkan, mungkin kecerdasan buatan akan setara dengan kemampuan manusia dan seperti apa akselerasinya.
"Kami juga menanyakan kepada koresponden kami mengenai keuntungan dan dampak buruk terhadap kecerdasan buatan. Kami menemukan banyak perbedaan pandangan, tetapi jika melihat risikonya, prediksi ini harus menjadi perhatian," jelas Grace.
Dalam hal ini pekerjaan diprediksi dapat menggantikan tugas manusia di antaranya seperti mengerjakan tugas sekolah, menerjemahkan bahasa asing, menulis buku best seller, hingga melakukan operasi.
Bahkan, berdasarkan survei yang dilakukan University of Oxford and Yale, ke depannya robot dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dari manusia pada 2062. Sementara, periset di Asia memprediksi hal tersebut akan terjadi lebih cepat ketimbang di Amerika Utara.
"Kami penasaran bagaimana teknologi ini akan terus dikembangkan. Dan kami rasa teknologi ini dikembangkan lebih canggih," kata Katja Grace, Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, Amerika Serikat dikutip dari DigitalTrends, Minggu (11/6/2017).
Grace pun menambahkan, mungkin kecerdasan buatan akan setara dengan kemampuan manusia dan seperti apa akselerasinya.
"Kami juga menanyakan kepada koresponden kami mengenai keuntungan dan dampak buruk terhadap kecerdasan buatan. Kami menemukan banyak perbedaan pandangan, tetapi jika melihat risikonya, prediksi ini harus menjadi perhatian," jelas Grace.
Dalam hal ini pekerjaan diprediksi dapat menggantikan tugas manusia di antaranya seperti mengerjakan tugas sekolah, menerjemahkan bahasa asing, menulis buku best seller, hingga melakukan operasi.
(izz)