Nokia Perkuat Lini Bisnis Software untuk Layanan Operator

Rabu, 17 Mei 2017 - 14:27 WIB
Nokia Perkuat Lini Bisnis...
Nokia Perkuat Lini Bisnis Software untuk Layanan Operator
A A A
JAKARTA - Nokia meluncurkan kemampuan dan keahlian baru pada algoritma machine learning untuk membantu para operator memperkuat pengalaman digital pelanggan. Hal ini dirancang untuk membantu operator meningkatkan proses bisnis dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan.

Solusi baru dari Nokia ini mencakup perangkat lunak (software) Nokia Autonomous Customer Care dan Nokia Cognitive Analytics for Crowd Insight, serta jajaran layanan Nokia Analytics Office, yang menargetkan segmen dengan pertumbuhan yang tinggi di pasar software dan layanan.

"Sebagai langkah strategis berikutnya untuk memperkuat lini bisnis perangkat lunak, kami berinvestasi secara besar-besaran di perangkat lunak yang akan bermanfaat untuk pelanggan dalam membangun bisnis digital mereka," ujar President of Applications & Analytics Nokia, Bhaskar Gorti, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/5/2017). .

"Kami akan berupaya untuk menghilangkan kebutuhan menelepon customer service jika terjadi issue/masalah, dengan menghilangkan masalah tersebut dari awal. Kami juga ingin menghadirkan kemampuan bagi operator layanan agar lebih bisa memahami, mengerti, secara konteks yang benar mengenai kebutuhan dari konsumen mereka," lanjutnya.

Software Nokia Autonomous Customer Care menyasar pasar interaksi pelanggan, sub-segment pasar pelayanan pelanggan yang mempunyai pertumbuhan tercepat di antara sub-segment yang lain dan diperkirakan meningkat sebesar 9% per tahun, mencapai penjualan sebesar USD1,486 miliar pada 2020.

Akan tersedia pada kuartal ke-3, perangkat lunak Nokia Autonomous Customer Care menghadirkan kemampuan machine learning yang mumpuni untuk para operator dalam membantu mereka menyelesaikan berbagai masalah yang berdampak pada layanan, sebelum hal tersebut terjadi.

Dibangun dengan keahlian dan pengalaman dalam jaringan digital dan layanan Nokia yang terdepan, perangkat lunak Nokia Autonomous Customer Care menawarkan bots layanan interaktif dengan kemampuan pemrosesan bahasa alami (NLP) dan algoritma machine learning Nokia Bell Labs. Ini adalah solusi layanan autonomous pertama yang dikembangkan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan luas dalam industri telekomunikasi.

Nokia Autonomous Customer Care memiliki kemampuan untuk memprediksi dan mengatasi masalah yang berdampak pada layanan sehingga tindakan korektif dapat dilakukan sebelum hal tersebut memberikan dampak pada pelanggan. Layanan ini juga terhubung dengan asisten cerdas konsumen yang populer, seperti Apple Siri, Amazon Alexa, Microsoft Cortana, dan Facebook Messenger dan platform media sosial populer lainnya
(dmd)
Berita Terkait
Nokia G10 3GB/32 GB...
Nokia G10 3GB/32 GB Harga Rp2,1 Juta, Bisa Dicicil Rp50 Ribu Per Bulan
Nokia 3.4 dan Nokia...
Nokia 3.4 dan Nokia 2.4 Dirilis dengan Harga Rp 2 jutaan
Pre-Order Nokia C3 Dibuka...
Pre-Order Nokia C3 Dibuka Hari Ini, Pengamat: Ibarat Kos-Kosan tapi Harga Bintang Lima
Kenapa HP Nokia 3310...
Kenapa HP Nokia 3310 Sangat Kuat Walau Dibanting dan Dibenturkan Tembok?
6 Penyebab Nokia Bangkrut,...
6 Penyebab Nokia Bangkrut, Terlalu Percaya Diri dan Enggan Berinovasi
Bukan Nokia Edge 2022,...
Bukan Nokia Edge 2022, Ini HP Terbaru yang Dirilis HMD
Berita Terkini
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
3 jam yang lalu
MacBook Neo: Apple Mulai...
MacBook Neo: Apple Mulai Serius Incar Mahasiswa Indonesia dengan Laptop Rp9 Jutaan
18 jam yang lalu
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
19 jam yang lalu
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
22 jam yang lalu
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
23 jam yang lalu
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
1 hari yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved