500 Ribu UKM Manfaatkan Platform Google Bisnisku

Selasa, 14 Februari 2017 - 01:35 WIB
500 Ribu UKM Manfaatkan...
500 Ribu UKM Manfaatkan Platform Google Bisnisku
A A A
JAKARTA - Kesadaran pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia memanfaatkan jaringan online semakin meningkat. Raksasa internet Google mencatat jumlah pelaku UKM yang masuk layanan Google Bisnisku mencapai 500 ribu.

Head of Corporate Communications Google Indonesia, Jason Tedjasukmana mengatakan, platform Google Bisnisku sebenarnya sudah sekitar 10 tahun lalu. Namun, layanan dengan Bahasa Indonesia baru dimulai 2015. Setelah sekitar 2 tahun berjalan, tercatat ada 500 ribu UKM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia telah memanfaatkan Platform ini.

“Jumlah terbanyak masih berada di Jakarta. Kami menargetkan sebanyak-banyaknya di tahun 2017 karena free (gratis),” ujar Jason saat berkunjung ke Roti Ganep, UKM di Kota Solo, Jawa Tengah, yang memanfaatkan platform Google Bisnisku, Senin (13/2/2017) siang.

Platform gratis dari Google tersebut memungkinkan bisnis ditampilkan di Google penelusuran, Maps, dan Google+. Potensi di Indonesia sangat besar dari sisi UKM maupun bisnis besar. Terlebih UKM di nusantara tercatat mencapai 50 juta dan menjadi roda penggerak perekonomian nasional.

Sayang, jumlah UKM yang memanfaatkan internet ternyata baru 5%. Google berupaya agar semua hal yang menghalangi UKM masuk ke bisnis online dapat dihilangkan. Melalui Google BIsnisku, UKM tinggal mendaftar di smartphone. “Kalau memakai website terbatas karena membutuhkan modal besar,” urainya.

Dia optimistis jumlah UKM yang memakai platform yang disediakan Google semakin bertambah. Terlebih harga smartphone kini semakin terjangkau. “Tidak perlu canggih banget yang penting bisa akses internet,” imbuhnya.

Catatan Google menunjukkan bahwa UKM yang sudah online mengalami pertumbuhan lebih cepat sekitar 80% dibanding yang offline. Sehingga di era sekarang UKM dituntut kreatif, termasuk memanfatkan online.

Jason menyebut bahwa syarat UKM mendaftar Google Bisnisku adalah memiliki bangunan fisik, dan alamat yang jelas. UKM yang memanfaatkan beragam mulai pedagang kaki lima (PKL), tukang kunci, dan tukang ledeng.

Sementara itu, pewaris bisnis Roti Ganep Solo Cecilia Maria Purnadi mengatakan, pemasaran online memberikan hasil yang positif. Penjualan dari online naik sekitar 5% dan tahun ini ditargetkan tumbuh 20% setelah menggunakan Google Bisnisku.

“Pembeli dapat menghubungi kami dengan mudah, begitu pula dalam menemukan lokasi toko,” ungkap Cecilia.

Dia berupaya agar bisnis turun temurun sejak 1881 tersebut dapat terus berkembang melalui inovasi-inovasi, termasuk pemasaran online.
(dmd)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
2 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
10 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
11 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
15 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
15 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
16 jam yang lalu
Infografis
Terbukti Monopoli, KPPU...
Terbukti Monopoli, KPPU Denda Google Rp202,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved