Penyebaran Ransomware Diprediksi Akan Anjlok

Rabu, 25 Januari 2017 - 13:04 WIB
Penyebaran Ransomware...
Penyebaran Ransomware Diprediksi Akan Anjlok
A A A
JAKARTA - Ransomeware menjadi salah satu jenis malware yang ditakuti oleh para pengguna internet. Bagaimana tidak, para hacker kerap memanfaatkan malware ini sebagai cara untuk mengunci perangkat komputer targetnya dan kemudian meminta sejumlah uang untuk mengembalikan fungsi komputer tersebut.

Namun, meski jenis malware ini bila dibilang merajalela sepanjang 2016, sedangkan tahun ini diprediksi pamor nya akan meredup. Hal ini dikemukakan oleh Territory Channel Manager Kaspersky, Dony Koesmandarin dalam bincang tren cyber 2017.

"2016 bisa dibilang penuh dengan ransomware. Banyak yang terkena dan akhirnya bayar uang tebusan. 2017 orang mulai semakin tidak mudah percaya karena semakin banyak penjahat siber kelas rendah yang melakukan aksi kejahatan serupa," ujar Dony, di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Dony menjelaskan, penjahat kelas rendah tidak akan membuka kunci perangkat komputer meski telah mendapat tebusan. Sedangkan yang profesional, mereka memang hanya membutuhkan uang. Jadi ketika tebusan dibayar, mereka akan segera mengembalikan fungsi perangkat tersebut.

Meski begitu, Dony tidak menampik bila Ransomware memang masih akan menjadi ancaman di 2017.

"Ransomeware memang akan tetap ada, walaupun malware ini akan sedikit kehilangan pamornya. Orang sudah tidak percaya lagi untuk membayar tebusan, karena nyatanya data mereka tetap tidak kembali," ungkapnya.

Ransomware utamanya masuk melalui email tipuan atau phising. Untuk meyakinkan korban kalau email tersebut tidak berbahaya, email phising yang dikirim pembuat ransomware akan disamarkan seolah-olah datang dari pihak resmi, misalnya dari lembaga keuangan atau pemerintahan.
(wbs)
Berita Terkait
5 Langkah agar Microsoft...
5 Langkah agar Microsoft Defender Antivirus Tak Aktif Sementara
Jerman Minta Pengguna...
Jerman Minta Pengguna Internet Tak Pakai Anti-virus Buatan Rusia
Waspada Malware Berkedok...
Waspada Malware Berkedok Pengiriman Paket Palsu
Cara Menjaga Keamanan...
Cara Menjaga Keamanan Akses Jaringan Perusahaan saat WFH
Mengenal Eucalyptus,...
Mengenal Eucalyptus, Pohon Kayu Putih yang Kaya Manfaat Kesehatan
ESET Indonesia Ajak...
ESET Indonesia Ajak Bedakan Meeting Online dan Webinar
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
4 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
5 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
9 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
10 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
11 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
11 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved