Marak Berita Hoax, Pemerintah Diminta Bikin Aturan Soal Medsos

Sabtu, 07 Januari 2017 - 13:20 WIB
Marak Berita Hoax, Pemerintah...
Marak Berita Hoax, Pemerintah Diminta Bikin Aturan Soal Medsos
A A A
JAKARTA - Internet sudah menjadi ladang informasi tanpa batas dengan penyebaran cepat dengan cakupan luas. Dengan keberadaan internet, masyarakat dapat mengetahui informasi secara real time dengan mencarinya dikolom pencarian.

Namun, dalam hal ini tentu saja ada konsekuensi dari membeludaknya informasi, terlebih ketika semua orang berlomba untuk menjadi sumber informasi. Alhasil, yang terjadi adalah tidak adanya jarak antara berita benar dan tidak benar (hoax) dan pemerintah pun diminta membuat aturan terkait pengelolaan media sosial (medsos).

"Hoax itu sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarkaat. Karena itu perlu dibuat aturan pemerintah terlebih dahulu tentang pengelolaan media sosial," ujar Anggota Komisi I DPR, Sukamta dalam Talkshow Polemik Sindo Trijaya bertajuk "Media Sosial, Hoax dan Kita" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/1/2016).

Sementara, Effendi Simbolon yang juga Anggota Komisi I DPR RI mengungkapkan pemerintah sebaiknya jangan terlalu reaktif terkait fenomena media sosial dan hoax karena akan menimbulkan kepanikan.

"Hal ini seharusnya bisa disikapi dengan lebih santai. Jadi tidak main asal blokir," kata dia.

Meski demikian, Effendi mendukung terbentuknya Badan Cyber Nasional untuk mengawasi hal-hal ang bersifat mengancam. "Saya setuju, tapi jangan untuk mengatur-atur orang. Kalau main atur itu sifat pemerintahan orde baru," tutupnya.

Sebelumnya, Kemenkominfo RI telah memblokir sebanyak 11 situs, yaitu:

1. voa-islam.com
2. nahimunkar.com
3. kiblat.net
4. bisyarah.com
5. dakwahtangerang.com
6. islampos.com
7. suaranews.com
8. izzamedia.com
9. gensyiah.com
10. muqawamah.com
11. abuzubair.net
(izz)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
8 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
9 jam yang lalu
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
12 jam yang lalu
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
23 jam yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
1 hari yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
1 hari yang lalu
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved