Trump Diprediksi Akan Tetap Gunakan Twitter
Senin, 02 Januari 2017 - 13:28 WIB
Trump Diprediksi Akan Tetap Gunakan Twitter
A
A
A
NEW YORK - Donald Trump dikenal vokal dan aktif menggunakan berbagai platform media sosial. Bahkan bulan lalu, Trump dikecam keras oleh pakar-pakar kebijakan luar negeri ketika ia menggunakan Twitter untuk menyatakan bahwa Amerika Serikat seharusnya memperkuat dan memperluas kapasitas nuklirnya hingga dunia memahami urgensi senjata nuklir itu.
Juru bicara Gedung Putih mendatang Sean Spicer memperkirakan presiden terpilih Donald Trump tetap akan menggunakan Twitter untuk mengumumkan kebijakan-kebijakan utama.
Bulan lalu, Trump dikecam keras oleh pakar-pakar kebijakan luar negeri ketika ia menggunakan Twitter untuk menyatakan bahwa Amerika seharusnya memperkuat dan memperluas kapasitas nuklirnya hingga dunia memahami urgensi senjata nuklir itu.
Diwawancarai dalam program “This Week” di stasiun televisi ABC, Spicer mengatakan media-media besar banyak yang khawatir ketika mengetahui bahwa Trump memiliki lebih dari 45 juta pengikut di sosial media. Ditambahkannya, Trump tidak perlu menyampaikan pernyataannya melalui media besar.
Spicer mengatakan ketika Trump menyampaikan pesan di Twitter, ia langsung mengetahui hasilnya.
Sejak kemenangannya, Trump mengirim cuitan hampir setiap hari, mulai dari pengumuman calon-calon untuk kabinetnya sampai mengeluhkan bagaimana dirinya diparodikan di televisi.
Donald Trump berhasil meraih sekira 18 juta pengikut di Twitter, ditambah 17,3 juta di Facebook, dan 4,4 juta di Instagram, dan Trump menciptakan rekam jejak sosial media yang sangat besar.
Juru bicara Gedung Putih mendatang Sean Spicer memperkirakan presiden terpilih Donald Trump tetap akan menggunakan Twitter untuk mengumumkan kebijakan-kebijakan utama.
Bulan lalu, Trump dikecam keras oleh pakar-pakar kebijakan luar negeri ketika ia menggunakan Twitter untuk menyatakan bahwa Amerika seharusnya memperkuat dan memperluas kapasitas nuklirnya hingga dunia memahami urgensi senjata nuklir itu.
Diwawancarai dalam program “This Week” di stasiun televisi ABC, Spicer mengatakan media-media besar banyak yang khawatir ketika mengetahui bahwa Trump memiliki lebih dari 45 juta pengikut di sosial media. Ditambahkannya, Trump tidak perlu menyampaikan pernyataannya melalui media besar.
Spicer mengatakan ketika Trump menyampaikan pesan di Twitter, ia langsung mengetahui hasilnya.
Sejak kemenangannya, Trump mengirim cuitan hampir setiap hari, mulai dari pengumuman calon-calon untuk kabinetnya sampai mengeluhkan bagaimana dirinya diparodikan di televisi.
Donald Trump berhasil meraih sekira 18 juta pengikut di Twitter, ditambah 17,3 juta di Facebook, dan 4,4 juta di Instagram, dan Trump menciptakan rekam jejak sosial media yang sangat besar.
(wbs)