Masih Meledak di Pesawat, Recall Samsung Galaxy Note 7 Gagal

Kamis, 06 Oktober 2016 - 19:55 WIB
Masih Meledak di Pesawat,...
Masih Meledak di Pesawat, Recall Samsung Galaxy Note 7 Gagal
A A A
NEW YORK - Pasca banyaknya kejadian baterai meledak yang terdapat pada perangkat Galaxy Note 7 di Amerika Serikat, pihak pabrikan Korea Selatan ini langsung melakukan recall besar-besaran. Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu, Galaxy Note 7 versi recall yang telah diganti baterainya tiba kembali di Amerika Serikat sebanyak 500 ribu unit.

Akan tetapi bukan berarti versi perbaikan pasca recall ini aman dan bebas dari ledakan. Seperti dilansir dari The Verge, Kamis (6/10/2016), kejadian baru sebuah perangkat Samsung Galaxy Note 7 versi “recall” meledak di kabin pesawat. Brian Green adalah pemilik smartphone yang meledak ini.

Kejadian ini berawal Brian hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat dengan maskapai Southwest Airlines. Brian yang sudah dalam kabin pesawat diminta oleh salah satu kru pesawat untuk mematikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 miliknya. Setelah itu Brian saat hendak memasukan ke dalam saku, smartphone tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap, spontan Brian melempar smartphone miliknya ke karpet.

Kejadian ini sempat membuat panik semua penumpang dan kru pesawat, sehingga terpaksa dilakukan dievakuasi. Saat rekan Brian kembali ke pesawat untuk mengambil barang yang tertinggal, didapati perangkat milik Brian tersebut telah membakar karpet yang ada pada pesawat tersebut. Dalam kejadian ini tak ada korban jiwa, namun trauma sudah pasti ada pada semua penumpang.

Setelah kejadian, diluar pesawat Brian mengatakan bahwa dirinya telah menukar perangkat Samsung Galaxy Note 7 yang lama dengan yang baru pada 21 September lalu, melalui operator AT&T. Pada kardus Samsung Galaxy Note 7 yang telah ditukarkan itu terdapat logo kotak berwarna hitam yang artinya perangkat tersebut sudah aman untuk digunakan.

Masih Meledak di Pesawat, Recall Samsung Galaxy Note 7 Gagal

Bahkan sejak saat itu Brian melakukan pengisian daya secara nirkabel, tidak menggunakan kabel pada umumnya. Bahkan saat di cek melalui halaman resmi Samsung untuk memastikan apakah Galaxy Note 7 aman atau tidak, disebutkan kalau perangkat milik Brian aman digunakan.

Hingga saat ini penyebab terbakarnya Galaxy Note 7 versi recall masih diselidiki oleh pihak berwenang dari berbagai pihak. Bahkan komisi perlindungan konsumen Amerika Serikat telah membuka investigasi terhadap Galaxy Note 7 yang meledak tersebut. Dari Kejadian ini pihak Samsung masih belum memberikan penjelasan resmi, ini akan menambah panjang masalah yang dihadapi Samsung.
(dol)
Berita Terkait
Samsung Tempati Urutan...
Samsung Tempati Urutan Pertama Gawai yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia
50 Kode Rahasia Samsung:...
50 Kode Rahasia Samsung: Akses Fitur Tersembunyi & Maksimalkan Ponselmu
Cara Menghubungkan HP...
Cara Menghubungkan HP Samsung ke TV Tanpa dan dengan Kabel
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Bekerja Senyap, Benteng...
Bekerja Senyap, Benteng Digital Samsung Knox Jaga Rahasia Pribadi dari Jutaan Ancaman Siber
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
5 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
5 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
5 jam yang lalu
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
8 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
9 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved