Garuda Larang Penumpang Aktifkan Samsung Galaxy Note 7

Minggu, 11 September 2016 - 14:31 WIB
Garuda Larang Penumpang...
Garuda Larang Penumpang Aktifkan Samsung Galaxy Note 7
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengimbau seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 di seluruh penerbangannya. Hal ini menyusul imbauan yang dikeluarkan Federal Aviation Administration (FAA), pada 8 September 2016 lalu.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar mengatakan, imbauan dari FAA tersebut menyusul proses recall seluruh produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada permasalahan pada baterai smartphone tersebut. Di mana dalam beberapa kasus di sejumlah negara baterai Note 7 mudah terbakar.

(Baca: Mudah Terbakar, Samsung Akhirnya Recall Galaxy Note 7)

“Garuda Indonesia secara tegas meminta kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan handphone selama penerbangan sesuai pemberitahuan resmi FAA mengenai Samsung Galaxy Note 7. Karena itu, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk tidak menyalakan, bahkan tidak dalam airplane mode, mengisi atau recharge baterai, maupun memasukkan perangkat ponsel tersebut dalam bagasi penumpang,” ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (11/9/2016).

Benny menyebutkan, Garuda Indonesia juga telah mengkomunikasikan imbauan ini secara internal untuk dapat disampaikan oleh para petugas yang berhubungan langsung dengan penumpang. Mulai hari ini, Garuda Indonesia juga telah memasang imbauan ini secara tertulis di konter-konter check-in di bandara yang diterbangi Garuda Indonesia.

(Baca: Soal Galaxy Note7 Meledak, Respons Samsung Indonesia-Malaysia Berbeda)

“Imbauan FAA berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Ke depan kami akan mengevaluasi imbauan ini sampai dengan adanya informasi resmi dari FAA,” tandas Benny.

Sebelumnya, usai melakukan recall terhadap Galaxy Note 7, Samsung membocorkan sedikit penyebab baterai mereka mudah terbakar. Berdasarkan investigasi internal, Samsung menyebutkan ada masalah pada sel baterai. Sel baterai mengalami kondisi yang sangat berlebihan dan memicu baterai meledak seperti beberapa kasus saat ini.

"Panas berlebihan terjadi di baterai ketika anoda-ke-katodanya saling berhubungan. Hal tersebut merupakan kesalahan sangat langka terjadi di proses manufaktur," ujar perwakilan Samsung, seperti dikutip dari laman Ubergizmo.
(dmd)
Berita Terkait
Desain Bodi Samsung...
Desain Bodi Samsung Galaxy Z Flip Muncul di TENAA
Samsung Buka Pre-Order...
Samsung Buka Pre-Order Galaxy Z Flip 5G
Samsung Galaxy Z Flip...
Samsung Galaxy Z Flip 5G Dapat Sertifikasi TENAA
Tidak Asal Foto, Begini...
Tidak Asal Foto, Begini Cara Memotret Produk Agar Laris di Online Shop
Tanggal Peluncuran Samsung...
Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S23 Series Bocor
Samsung Galaxy Unpacked...
Samsung Galaxy Unpacked Akan Berlangsung Bulan Depan
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
8 jam yang lalu
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
11 jam yang lalu
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
16 jam yang lalu
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
17 jam yang lalu
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
20 jam yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 hari yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved