Pasar IT Anjlok 30%

Minggu, 04 September 2016 - 10:17 WIB
Pasar IT Anjlok 30%
Pasar IT Anjlok 30%
A A A
YOGYAKARTA - Pasar barang-barang IT mengalami penurunan dari tahun-ke tahun. Melemahnya kondisi perekonomian global dan juga di Indonesia mengakibatkan pasar produk-produk IT juga terimbas. Pembelian masyarakat mengalami penurunan dan akibatnya omset produk-produk IT juga terpengaruh.

Meski tidak menyebutkan secara detil, tetapi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asisasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY, Dicky Purna wibawa mengaku jika pasar produk IT menurun sekitar 30% dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Perlambatan ekonomi yang terjadi sehingga daya beli masyarakat juga menurun berimbas pada taji bisnis ini.

"Memang perkembangannya masih perlu perjuangan,"tuturnya saat pembukaan Pameran Apkomindo IX di JEC akhir pekan kemarin.

Dicky mengatakan, meskipun industri produk IT tengah mengalami kesulitan, tetapi pihaknya berusaha untuk selalu menunjukkan geliat pelaku bisnis ini. Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, Apkomindo tetap menyelenggarakan pameran yang selalu menjadi agenda rutin tersebut.

Pameran Apkomindo adalah pameran gadget terbesar di DIY. Dan event ini merupakan upaya dari DPD Apkomindo memfasilitasi anggotanya agar tetap bisa terus bertransaksi. Dengan demikian, mereka masih bisa bernafas meskipun industri di bidang ini masih mengalami kelesuan. Ia berharap agar nanti industri ini segera membaik seiring dengan membaiknya perekonomian di tanah air.

Selain dengan cara mengikuti pameran, ia berharap agar para pengusaha juga mengikuti perubahan yang ada saat ini. Tren pemasaran sudah banyak berubah dari yang tradisional ke modern yaitu memanfaatkan tehnologi. Para pengusaha harus bisa menyesuaikan era saat ini dengan mengubah pola pemasaran mereka. Harapannya agar tidak lagi ditinggalkan oleh para pelanggan.

"Pengusaha harus segera berubah,"tandasnya.

Ia mengakui jika aat ini sebagian besar pengusaha komputer di Yogyakarta berada di zona market tradisional. Sehingga bisnis mereka juga terdampak dengan situasi perekonomian daerah sekitarnya. Dengan bertransformasi ke modern market, maka pasar mereka menjadi tidak terbatas lagi. Transaksi bisa sedikit terdongkrak seiring pemaksimalan pemanfaatan tehnologi.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apkomindo, Sugiharto Santosa mengatakan, Industri IT menurun 30%, serapan barang-barang IT selalu turun dari tahun ke tahun,
Apkomindo merasa terdampak, perlu strategi.90 juta penduduk indonesia tersambung internet artinya 90 juta melek IT.

"90 juta lahan pasar modern market, menarik dari 90 juta baru 30% yang telah melakukan transaksi on line, tentu tradisional market harus dimemas untuk menyasar 70% market,"paparnya
(wbs)
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Membuat...
Pandemi Covid-19 Membuat Air Purifier True HEPA Filter Banyak Dicari
IIW 2021 Perkenalkan...
IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan
Menangkap Peluang Peningkatan...
Menangkap Peluang Peningkatan Produk Elektronik di Tangerang
Gandeng Pesona Mitratama...
Gandeng Pesona Mitratama Indonesia, AQUA AC Proshop Dibuka di BSD Tangsel
GSEI 2023 Segera Digelar:...
GSEI 2023 Segera Digelar: Peluang Emas bagi Pelaku Industri Elektronik
Banyak Pilihan Perangkat...
Banyak Pilihan Perangkat Elektronik, AQUA Hadirkan Sweat Heart
Berita Terkini
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
59 menit yang lalu
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
4 jam yang lalu
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
1 hari yang lalu
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
1 hari yang lalu
Dorong Ekosistem Kecerdasan...
Dorong Ekosistem Kecerdasan Artifisial, Indonesia Resmi Miliki .ai.id
1 hari yang lalu
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
2 hari yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved