Soal Penurunan Tarif Interkoneksi, Bos Smartfren Angkat Bicara

Kamis, 01 September 2016 - 10:05 WIB
Soal Penurunan Tarif...
Soal Penurunan Tarif Interkoneksi, Bos Smartfren Angkat Bicara
A A A
JAKARTA - Penurunan tarif interkoneksi antar operator sampai saat ini sepertinya belum menemukan kata sepakat. Bahkan penurunan tarif sebesar 26 persen yang rencananya mulai berlaku hari ini kabarnya mengalami penundaan.

Dalam hal ini dikabarkan salah satu operator belum mengapprove tarif interkoneksi yang ditawarkan. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys.

"Sebenarnya biaya interkoneksi sesuai Peraturan Perundang-undangan (PP) itu ditawarkan oleh seluruh operator kepada operator yang lain. Hal ini berlaku Khusus untuk operator dominan, yaitu operator yang menguasai market 25% dan itu Daftar Penawaran Interkoneksi-nya (DPI) harus disetujui oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)," ujar Merza, baru-baru ini, di Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Dirinya menambahkan, regulasinya adalah para operator menawarkan DPI interkonesi dan disitu yang dicantumkan macam-macam, salah satunya adalah biaya interkoneksi. Interkoneksi itu hanya salah satu. Itu yang ditawarkan operator.

Dalam hal ini tidak hanya ditawarkan kepada BRTI, tapi juga mengapprove. Untuk mencapai biaya interkoneksi ada 16 atau 18 parameter/langkah untuk mengajukan sehingga muncul berapa biaya interkoneksi yang ditawarkan.

Ditanyai apakah para operator dominan sudah mengapprove DPI yang ditawarkan. Dirinya mengatakan, " DPI saat ini belum di approve oleh pemain dominan. Pasalnya hanya pemain dominan yang perlu approve ini," ucapnya.

Dalam hal ini ketiga operator dominan adalah PT Telkom, PT Indosat, PT Telkomsel. Hanya saja Merza enggan membeberkan operator mana yang belum mengapprove tarif interkoneksi.
(wbs)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
1 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
1 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
2 hari yang lalu
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
2 hari yang lalu
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
2 hari yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved