Koneksi Li-Fi Hanya Butuh Sumber Cahaya Lampu

Selasa, 01 Desember 2015 - 09:31 WIB
Koneksi Li-Fi Hanya...
Koneksi Li-Fi Hanya Butuh Sumber Cahaya Lampu
A A A
LONDON - Perusahaan start up Velmenni berhasil menguji Li-Fi, akses internet yang menawarkan kecepatan 100 kali lebih ngebut daripada teknologi tradisional Wi-Fi.

Velmenni, perusahaan teknologi berbasis di Estonia, menguji standar lampu LED pekan ini yang bertindak sebagai koneksi internet di ruang kantor yang menyediakan berbagai pekerjaan dengan solusi cahaya pintar terkoneksi internet, bahkan lebih pintar.

Dilansir dari The Gadget Website, Selasa (1/12/2015), Li-Fi hanya membutuhkan sumber cahaya untuk koneksi internet dan detektor foto untuk bekerja, yang berarti bola lampu standar Anda bisa bertindak sebagai hotspot internet, menyediakan kecepatan internet yang jauh lebih cepat daripada biasanya.

Li-Fi menyentuh spektrum cahaya sebagai lawan gelombang radio yang digunakan Wi-Fi standar. Di mana spektrum cahaya 10.000 kali lebih besar dari gelombang radio yang berarti Li-Fi tidak akan habis dalam waktu dekat.

Jadi mengapa kita tidak mengkonversi ke Li-Fi langsung? Nah, ada beberapa alasan kuat. Seperti saat menggunakan sumber cahaya sebagai hotspot internet Anda harus tetap di dalam ruangan karena sinar matahari langsung dari luar akan mengganggu sinyal.

Sehingga, jika Anda tinggal di suatu tempat yang cerah (pada dasarnya di mana saja di luar Inggris) Li-Fi akan sia-sia.

Ada juga komplikasi bahwa sinyal Li-Fi tidak dapat menembus dinding, yang berarti satu-satunya cara koneksi internet ini di lingkungan perkotaan yang sibuk seperti café atau rumah sakit.

Berbicara kepada International Business Times, Kepala Eksekutif Velmenni, Deepak Solanki mengatakan, teknologi ini baru bisa menjangkau konsumen dalam waktu tiga sampai empat tahun.
(dol)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
1 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
3 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved