Google Kasih Peringatan Buat Pesan Tidak Terenkripsi

Sabtu, 14 November 2015 - 10:36 WIB
Google Kasih Peringatan...
Google Kasih Peringatan Buat Pesan Tidak Terenkripsi
A A A
MOUNTAIN VIEW - Ketika mengklik email, sebagian besar pengguna tidak berpikir panjang tentang proses pengiriman pesan hingga masuk ke kotak pesan Anda. Ternyata, beberapa penyedia email mengirimkan konten melalui koneksi yang tidak terenkripsi. Sebagai bentuk antisipasi demi keamanan pengguna, kini Google akan memberikan peringatan kepada pemilik akun Gmail terhadpa hal ini.

Dikutip dari Pcmag, Sabtu (14/11/2015), Google sudah default ke HTTPS pada Pencarian, Gmail, Drive dan mulai mengenkripsi semua pesan yang masuk di Gmail mulai tahun lalu. Google menjabarkan, pesar yang terenkripsi semakin meningkat jumlahnya.

Sejak 2013, jumlah email Gmail yang terenkripsi diterima dari pengirim non Gmail meningkat dari 33% menjadi 61%. Dan sekitar 39% diantaranya telah diberi peringatan oleh Google.

"Peringatan ini tidak berfungsi untuk sesama Gmail, untuk sementara waktu," ujar peneliti Elie Bursztein dan insinyur Nicolas Lidzborski dalam sebuah posting blog.

Statistik mereka ini merupakan hasil dari studi beberapa tahun pada evolusi keamanan email. Kini email yang masuk lebih terlindungi dibandingkan dua tahun yang lalu.

Namun sebuah studi menemukan masalah keamanan baru. Beberapa daerah Internet mengganggu pesan terenkripsi, dengan cara merusak permintaan untuk memulai koneksi SSL.

Google juga menemukan server DNS jahat yang menerbitkan informasi routing palsu ke email server. Sehingga memungkinkan penyerang menyensor atau mengubah pesan, sebelum mereka tiba di kotak masuk pemilik akun.

"Ancaman keamanan tidak akan hilang, namun studi seperti ini memungkinkan penyedia seluruh industri melawan mereka dengan lebih baik, prediksi yang lebih kuat saat ini dan ke depan," kata Bursztein dan Lidzborski.
(dyt)
Berita Terkait
Google Siapkan Rp14,8...
Google Siapkan Rp14,8 Triliun untuk Bayar Konten Penerbit Berita
Google Bayar Konten...
Google Bayar Konten Berita
Pencarian Sejumlah Sektor...
Pencarian Sejumlah Sektor Utama di Google Alami Perubahan selama Pandemik
Google Umumkan Kata...
Google Umumkan Kata Kunci yang Banyak Dicari Selama 2020
Google Bisa Besar Selama...
Google Bisa Besar Selama 22 Tahun karena Kesalahan di Awal
Google Photos Akan Diintegrasikan...
Google Photos Akan Diintegrasikan ke Chrome OS
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
17 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
19 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
20 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved