Indosat Target Gerus Pelanggan Telkomsel di Makassar
Kamis, 03 September 2015 - 18:45 WIB
Indosat Target Gerus Pelanggan Telkomsel di Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Banyak cara dilakukan sejumlah operator untuk menggaet pelanggan baru demi meningkatkan jumlah pelanggan yang sudah ada, seperti lewat program Kuning itu Berani.
Tidak tanggung-tangung, Indosat memberikan gratis menelpon selama 30 menit dan mengirim pesan gratis atau short message service (sms) ke semua operator, setiap harinya khusus bagi pelanggan IM3 di Makassar. Program tersebut diluncurkan, dengan memberikan kesempatan pelanggan membeli kartu perdana IM3 Pinternet pulsa Rp5.000.
Head of Region Indosat Kalimantan dan Sumapa, Arno Tse menuturkan, program ini optimistis dapat menggerus market sejumlah operator di Makassar, karena memberikan banyak keuntungan tambahan, seperti gratis internetan 1GB sebulan atau 35MB per hari dan gratis akses Indosat super wifi. Ada pula, paket spesial internet kuota 150MB hanya dengan Rp10.000 selama 30 hari.
"Pelanggan kami memang tidak sebesar pelanggan Telkomsel saat ini diwilayah Makassar, namun dari program baru diharapkan dapat menggerus pelanggan mereka sebanyak-banyaknya. Apalagi, harga yang ditawarkan sangat murah sementara harga kompetitor jauh lebih mahal khususnya untuk pelanggan voice," ujarnya saat menggelar prescon, Kamis (3/9/2015) di kantornya.
Arno Tse menuturkan, program akan terus dijalankan sampai memenuhi target perusahaan menjadikan Indosat nomor dua di daerah ini, itu didukung dengan komitmen menyediakan infrastruktur lengkap termasuk sudah menambahkan sebanyak 200 Base Transceiver Station (BTS) di tahun lalu.
"Kami satu-satunya operator yang berani memberikan gratisan ke pelanggan, jumlahnyapun sangat besar per bulannya bisa mencapai 900 menit dan itu tidak ditemukan di operator lain," tuturnya.
Arno memaparkan, IM3 merupakan pasar anak muda dengan mengjadirkan berbagai inovasi tidak hanya layanan voice dan SMS, tapi juga layanan data, multimedia dan social network dengan tarif kompetitif.
"Program ini tentunya lambat laun akan meningkatkan pelanggan voice dan SMS, karena saat ini pelanggan data sudah kian melonjak. Jika tidak dilakukan pembatasan bisa saja kuota yang tersedia bisa anjlok," pungkas.
Tidak tanggung-tangung, Indosat memberikan gratis menelpon selama 30 menit dan mengirim pesan gratis atau short message service (sms) ke semua operator, setiap harinya khusus bagi pelanggan IM3 di Makassar. Program tersebut diluncurkan, dengan memberikan kesempatan pelanggan membeli kartu perdana IM3 Pinternet pulsa Rp5.000.
Head of Region Indosat Kalimantan dan Sumapa, Arno Tse menuturkan, program ini optimistis dapat menggerus market sejumlah operator di Makassar, karena memberikan banyak keuntungan tambahan, seperti gratis internetan 1GB sebulan atau 35MB per hari dan gratis akses Indosat super wifi. Ada pula, paket spesial internet kuota 150MB hanya dengan Rp10.000 selama 30 hari.
"Pelanggan kami memang tidak sebesar pelanggan Telkomsel saat ini diwilayah Makassar, namun dari program baru diharapkan dapat menggerus pelanggan mereka sebanyak-banyaknya. Apalagi, harga yang ditawarkan sangat murah sementara harga kompetitor jauh lebih mahal khususnya untuk pelanggan voice," ujarnya saat menggelar prescon, Kamis (3/9/2015) di kantornya.
Arno Tse menuturkan, program akan terus dijalankan sampai memenuhi target perusahaan menjadikan Indosat nomor dua di daerah ini, itu didukung dengan komitmen menyediakan infrastruktur lengkap termasuk sudah menambahkan sebanyak 200 Base Transceiver Station (BTS) di tahun lalu.
"Kami satu-satunya operator yang berani memberikan gratisan ke pelanggan, jumlahnyapun sangat besar per bulannya bisa mencapai 900 menit dan itu tidak ditemukan di operator lain," tuturnya.
Arno memaparkan, IM3 merupakan pasar anak muda dengan mengjadirkan berbagai inovasi tidak hanya layanan voice dan SMS, tapi juga layanan data, multimedia dan social network dengan tarif kompetitif.
"Program ini tentunya lambat laun akan meningkatkan pelanggan voice dan SMS, karena saat ini pelanggan data sudah kian melonjak. Jika tidak dilakukan pembatasan bisa saja kuota yang tersedia bisa anjlok," pungkas.
(dyt)