Strategi Jitu Perusahaan Ponsel China

Rabu, 26 Agustus 2015 - 17:35 WIB
Strategi Jitu Perusahaan...
Strategi Jitu Perusahaan Ponsel China
A A A
JAKARTA - Saat ini persaingan produk handset di pasar Indonesia begitu ketat. Banyak produk berdatangan dari China.

"Itu, karena kami melihat begitu besar dan potensialnya pasar di Indonesia. Indonesia memiliki populasi anak muda yang sangat besar," ucap Director of Business Cooperation Meizu Technology, Ross wang.

Anak-anak muda itu juga punya rasa penasaran yang tinggi dan selalu ingin mencoba hal-hal baru. Terutama terkait ponsel pintar. Itulah salah satu alasan mengapa banyak perusahaan ponsel China masuk ke Indonesia.

Beberapa perusahaan jelas mempunyai strategi market yang berbeda-beda. Meski, hampir keseluruhan menggunakan sistem penjualan yang sama, yakni secara online. Media penjualan menjadi lebih efektif, dan juga menekan biaya perusahaan.

Tentu selain menggunakan sistem online dalam penjualan, strategi yang digunakan perusahaan-perusahaan China adalah menghadirkan inovasi dengan teknologi terbaik, namun dengan harga yang terjangkau. Dia menambahkan, ingin bisa menjangkau semua kalangan di Indonesia. Salah satunya adalah anak muda yang jumlahnya cukup banyak.

Sudah banyak yang menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pengguna ponsel pintar. Mereka akhirnya berlomba-lomba untuk mendapatkan prestis ketika menggunakan ponsel dengan teknologi terbaru. Inilah yang membuat perusahaanperusahaan teknologi baru mendapatkan nama mereka di Indonesia.

Persaingan yang ketat justru akan membuat kami terus melakukan inovasi dengan menghadirkan teknologi terbaru. Meski semakin banyak perusahaan China yang masuk ke Indonesia, tapi teknologi yang mereka perkenalkan dan tawarkan jelas pasti berbeda-beda. Setiap produk dari masing-masing perusahaan pasti akan memiliki ciri berbeda.

Ketika ciri tersebut dikenali oleh masyarakat dan mendapatkan tempat di masyarakat, maka akan lebih mudah untuk memasarkan produk selanjutnya. Mungkin beberapa tahun yang lalu banyak yang tidak tahu dan menganggap produk China sebelah mata. "Tapi saat ini, produk kami bisa sangat bersaing di pasaran internasional," ujar Ross.

Dia mengungkapkan, semua ini karena perusahaan berhasil menciptakan sebuah inovasi guna mendukung kemajuan teknologi yang semakin lama semakin berkembang. "Kehadiran produk kami akan jelas ditunggu-tunggu oleh banyak kalangan. Karena kami terus berkembang dan mengembangkan inovasi terbaru tanpa batas. Hadir dengan kualitas terbaik melalui produk unggulan kami," pungkas Ross.

Apapun dan berapapun produk yang masuk di Indonesia, tentunya masyarakat sendiri yang akhirnya memilih.
(dyt)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
19 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
21 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
23 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved