Jakpat Permudah Proses Survei

Rabu, 12 Agustus 2015 - 15:36 WIB
Jakpat Permudah Proses...
Jakpat Permudah Proses Survei
A A A
JAKARTA - Siapapun pasti pernah merasakan lelahnya melakukan survei. Kini aplikasi Jakpat punya solusi agar proses survei dapat lebih mudah, baik pembuatnya maupun pengisinya.

Calon responden umumnya enggan dimintai waktu atau kesediaan dan partisipasinya untuk mengisi kuisioner. Kondisi demikian dilihat Anggit Tut Pinilih sebagai kesempatan dan menciptakan aplikasi Jakpat (Jajak Pendapat).

Jakpat adalah sebuah platform survei berbasih online, baik mobile maupun web, menghubungkan langsung antara pihak atau klien yang membuat survei dengan responden.

Sehingga survei dapat dilakukan mudah, cepat, serta sesuai dengan responden yang dituju. Berbagai poin di akhir pengisian survei yang dapat ditukar dengan reward tertentu membuat banyak responden bersedia mengisi kuesioner dengan senang hati.

“Kami melihat bahwa pasar mobile dan pengguna smartphone di Indonesia berkembang pesat. Sehingga sangat layak dikembangkan platform mobile survey,” ungkap Anggit.

”Negara lain sudah lebih dulu menerapkan mobile survey karena selain mudah dan murah, juga membantu market research lebih cepat. Eksekusi yang diambil berdasarkan market research pun lebih cepat dan akurat,” tambahnya. Jakpat sendiri sudah berdiri sejak 2014.

Aplikasi tersebut mulanya meluncur di platform Android, disusul di iOS, serta dashboard khusus untuk klien supaya dapat membuat survei resmi dirilis pada November silam. Saat ini aplikasi tersebut sudah digunakan lebih dari 50.000 ribu responden.

Klien aplikasi tersebut juga beragam. Total ada 50 jenis perusahaan dari beragam industri. Mulai dari consumer goods, retail, agensi, bahkan startup dan venture capital. Adapun untuk individu pembuat survei tercatat sudah ada 200 member, umumnya dari kalangan mahasiswa.

Layanan yang ditawarkan Jakpat terbilang cukup murah karena untuk sebuah survei atau kuesioner dengan 5 pertanyaan dikenakan harga Rp5.000 per responden. Nah, konsumen menjadi tertarik untuk mengisi, karena setiap kali mengisi kuisioner mereka akan mendapat poin yang bisa ditujar dengan reward seperti pulsa, voucher, dan lain-lain.

“Seluruh hadiah tersebut berasal dari pihak Jakpat. Kami juga menerapkan sistem level bagi responden yang paling aktif. Responden yang kami berikan survei pun harus melewati sistem verifikasi yang ketat. Sehingga jawaban yang diberikan saat pengisian survei juga tidak asal dan tepat pada jenis responden yang dituju,” kata Anggit.

Dia menambahkan, responden yang tidak valid baik dari jawaban atau verifikasi akan diblokir sehingga tidak akan lagi menerima survei untuk diisi. Layanan yang diberikan Jakpat terdiri atas dua jenis. Yakni bagi klien pembuat survei yang berbasis web dan bagi responden yang berbasih mobile.

“Bagi klien disediakan dashboard dengan fitur create survey tools, targeting respondent, monitoring result, serta download simple report dan raw data. Klien pun disediakan real time monitoring untuk melihat hasil survei yang sudah di dapat. Selain itu kita juga berikan profil demografi responden serta cross tab analysis antara question vs demography,” pungkas Anggit.
(dyt)
Berita Terkait
Serba 99 Ribu Ditambah...
Serba 99 Ribu Ditambah Cashback, Promo Kuota Internet Siap Diserbu di Aplikasi MotionPay!
Dipakai Demonstran Rasisme...
Dipakai Demonstran Rasisme dan Kekerasan, Signal Tawarkan Fitur Blur Wajah
Ubisoft Gratiskan Assassin’s...
Ubisoft Gratiskan Assassin’s Creed Origins pada Pekan ini
Sajikan Konten Seksual...
Sajikan Konten Seksual secara Eksplisit, Jepang akan Sensor Cyberpunk 2077
Begini Cara Crowdsourcing...
Begini Cara Crowdsourcing Bantu Tuntaskan Masalah Perusahaan Anda
Fitur Lebih Kompleks...
Fitur Lebih Kompleks untuk Proyek Alexandria dan Babylon
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
24 menit yang lalu
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
19 jam yang lalu
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
19 jam yang lalu
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
19 jam yang lalu
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
19 jam yang lalu
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
19 jam yang lalu
Infografis
Survei Terbaru, Dunia...
Survei Terbaru, Dunia Lebih Simpati ke Palestina daripada Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved