idEA Bantah Terima Draf RPP e-Commerce

Senin, 22 Juni 2015 - 13:25 WIB
idEA Bantah Terima Draf...
idEA Bantah Terima Draf RPP e-Commerce
A A A
JAKARTA - Direktur Bina Usaha Perdagangan-Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, Fetnayeti menyatakan, telah memberikan draf RPP berupa matriks kepada asosiasi, pelaku usaha, dan indutri lain yang terkait. Sontak saja, hal ini mendapat bantahan langsung dari pihak idEA.

“Hingga saat ini, kami belum menerima dokumen yang dimaksud. Kami semakin kecewa atas pernyataan Kemendag yang memberikan informasi keliru kepada publik,” ungkap Ketua Umum idEA, Daniel Tumiwa dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2015).

Selain itu, pihak Kemendag juga memberi waktu satu minggu untuk mengirim kembali masukan tersebut. Waktu satu minggu yang diwacanakan Kemendag tidak memadai bagi para pelaku industri, mengulas isi RPP ini secara komprehensif. Hal tersebut sekali lagi dinilai idEA, Kemendag tidak serius mengakomodir aspirasi pelaku industri dalam proses penyusunan RPP.

“Waktu satu minggu juga tidak masuk akal untuk kami me-review aturan yang berpotensi menentukan masa depan perekonomian bangsa ini,” tambah Daniel.

Sebagai informasi, Asosiasi telah menyatakan rasa kecewanya terhadap Kemendag yang tidak kooperatif dan transparan dalam penyusunan RPP tersebut. Selama 2 tahun wacana mengenai RPP tersebut bergulir, tidak sekalipun Asosiasi diberikan akses terhadap materi draf ataupun diinformasikan mengenai status dari dokumen tersebut, kendati permintaan secara formal maupun informal sudah disampaikan dalam berbagai kesempatan.

(Baca: idEA: Susun RPP e-Commerce, Kemendag Dinilai Tidak Transparan)
(dyt)
Berita Terkait
Langkah E-commerce Dorong...
Langkah E-commerce Dorong UMKM Memaksimalkan Teknologi Digital
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Asosiasi E-commerce:...
Asosiasi E-commerce: Pemberantasan Thrifting Harus Hati-hati
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
2 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
2 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
4 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
4 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
7 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
10 jam yang lalu
Infografis
Eks Letnan Kolonel AS:...
Eks Letnan Kolonel AS: Ukraina Harus Terima Kalah Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved