Cari Petunjuk, Pecahkan Kasus

Kamis, 11 Juni 2015 - 19:40 WIB
Cari Petunjuk, Pecahkan...
Cari Petunjuk, Pecahkan Kasus
A A A
JAKARTA - Game satu ini bukan game terbaru, tapi tiap tahun peminatnya semakin meningkat. Terutama ditambah setelah versi Android dirilis, yakni Criminal Case.

Meskipun sudah lama, tapi bahas game satu ini tidak pernah membosankan terutama bagi penggemarnya. Criminal Case seolah ”segar” kembali setelah versi Androidnya dirilis.

Game ini terbukti masih memiliki fans loyal yang sangat tinggi. Kehadiran versi Android membuka masuknya pemain-pemain baru yang belum memainkan game ini.

Mulanya, Criminal Case yang dikembangkan oleh perusahaan game asal Eropa Pretty Simple itu memang hanya dirilis di Facebook (web based). Jadi, tidak bisa dimainkan di ponsel. Ketika game di Facebook justru kehilangan pamor, Criminal Case digunakan lebih dari 10 juta pemain per bulan.

Bahkan, pada 2013 silam game tersebut dianugrahi sebagai the Facebook Game of the Year 2013. Selanjutnya, Pretty Simple merilis versi iOS game tersebut pada 28 Agustus 2014 dan versi Android pada April 2015 kemarin. Kehadiran Criminal Case di versi mobile ini tentu membuka hadirnya pemain baru. Salah satunya karena gameplay-nya lebih mudah dimainkan di layar sentuh.

Di Criminal Case pemain menjadi polisi baru di Kantor Polisi Grimsborough, bekerja sama dengan Inspektur David Jones. Keduanya menyelidiki, menelusuri, mengungkap, serta memecahkan berbagai pembunuhan di kota Grimsborough yang terbagi dalam 6 distrik, yakni Pusat Keuangan, Pusat Sejarah, Universitas, Kawasan Industri, Puncak Mapel dan Bandara.

Game ini memang dapat dimainkan sendiri. Tapi, tentu saja karena terhubung dengan sosial media, maka pemain dapat bersaing skor dengan teman-temannya.

Termasuk juga bermitra, serta membantu menambah energi. Memang, karena ketelitian dan gambarnya yang cukup kompleks, memainkan Criminal Case menuntut perangkat berlayar besar.

Tidak harus tablet, tapi smartphone berukuran 5 inci keatas akan lebih nyaman. Sebab visual game ini mengasyikkan. Memainkan game ini tidak terlalu sulit. Cukup mengikuti perintah yang diberikan.

Di Tempat Kejadian Perkara/crime scenes, misalnya, pemain diminta mencari obyek atau benda tersembunyi, kemudian juga melakukan wawancara, otopsi di laboratorium, serta menganalisis bukti untuk menangkap tersangka sebenarnya.
(dyt)
Berita Terkait
Uji Coba Beta Tahap...
Uji Coba Beta Tahap Kedua, Ini Perbedaan Free Fire Max dan Original
20 Game Google Tersembunyi...
20 Game Google Tersembunyi yang Bisa Dimainkan Walau Tanpa Internet
Induk Pengembang GTA...
Induk Pengembang GTA Beri Sinyal GTA VI Meluncur 2023
Pengembang Among Us...
Pengembang Among Us Berupaya Membuat Ghost tetap Bermain lebih Menarik
Update Terbaru Among...
Update Terbaru Among Us Membuat Pemberi Voting Tak Diketahui
Kabar Buruk untuk Gamer,...
Kabar Buruk untuk Gamer, Ubisoft Tunda Peluncuram Far Cry 6
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
7 jam yang lalu
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
16 jam yang lalu
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
19 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
1 hari yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
1 hari yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
1 hari yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved