Kini Hadir Layanan Keamanan Data Actifio One

Selasa, 26 Mei 2015 - 23:00 WIB
Kini Hadir Layanan Keamanan...
Kini Hadir Layanan Keamanan Data Actifio One
A A A
JAKARTA - Di era teknologi seperti sekarang, kehilangan data merupakan salah satu bentuk bencana yang sangat besar. Apalagi data arsip perusahaan sangat lah penting. Untuk itu, Actifio meluncurkan data management suite yang diberi nama Actifio One.

Melalui Actifio One, vendor perlindungan data ini akan membantu mengelola penanganan data yang tercecer dari penyalinan data.

Berkas salinan data tercecer merupakan kepingan hasil dari penyalinan data yang diakibatkan berbagai sistem dalam perusahaan, seperti oprasi penyalinan, backup, pengembangan, dan pengujian, serta disaster recovery.

Oki Yusuf, presales manager PT Mitra Teleinformatika Perkasa, yang merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa data management, mengungkapkan, bahwa dirinya sangat yakin jika versi cloud dari seebuah perangkat lunak akan membuatnya semakin menarik bagi masyarakat yang menginginkan kesederhanaan services on demand.

Actifio juga mengklaim produk baru ini bisa menggantikan beberapa alat perlindungan dan manajemen data. “Actifio sendiri adalah sebuah sistem terintegrasi yang mampu menggantikan semua individual tools mencakup teknologi copy data virtualization dan virtual data pipeline,” ungkap Oki di Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Oki pun melanjutkan, pengguna bisa mengakses satu bagian database, atau bahkan seluruh database yang komplit. “Kami memprediksi bahwa database adalah bisnis software terbesar kami dan database akan selalu menjadi bisnis cloud terbesar kami,” ujarnya.

Jika hal ini dilakukan dengan benar, maka penggunaan cloud pun bisa menghemat biaya secara signifikan dibanding strategi data base tradisional. Karena itulah, meskipun termasuk katagori baru, namun banyak enterprise menggunakan cloud.

“Karena tingkat kepentingannya yang cukup tinggi, database seperti ini kemungkinan besar akan tetap dijalankan secara on premise untuk beberapa tahun ke depan,” papar Oki.

Menerapkan Oracle Multitenant, kini perusahaan bisa melakukan fungsi administrasi paling umum, seperti patching, upgrade, dan backup, di database penampung itu. Pada ahirnya, solusi ini menurunkan biaya pengaturan database secara dramatis. Ditambah efisiensi di arsitektur multitenant baru ini, database dengan jumlah lima kali lipat lebih banyak, bisa dijalankan di satu server atau mesin virtual.
(dmd)
Berita Terkait
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data pada Sistem Transportasi Indonesia
Integrasikan Semua Bidang...
Integrasikan Semua Bidang dengan Pemanfaatan Big Data
Data Pribadi Bocor,...
Data Pribadi Bocor, Masyarakat Jadi Sasaran Kejahatan
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Digital Hub Jadi Ekosistem Teknologi
Pandemi Mendorong Popularitas...
Pandemi Mendorong Popularitas Data Center
Pandemi Bikin Tiphone...
Pandemi Bikin Tiphone Ekspansi Bisnis Layanan Data
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
8 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
13 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
14 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
18 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
22 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved