Waspada Musim Hujan, Ini 4 Jenis Gerakan Tanah yang Sering Terjadi di Indonesia

Rabu, 18 Januari 2023 - 19:03 WIB
loading...
Waspada Musim Hujan,...
Terdapat empat jenis gerakan tanah yang sering terjadi di Indonesia, terlebih bila telah memasuki musim penghujan. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat empat jenis gerakan tanah yang sering terjadi di Indonesia , terlebih bila telah memasuki musim penghujan . Gerakan tanah tersebut di antaranya seperti longsor, rayapan, rombakan, dan runtuhan.

Tanah yang rawan mengalami gerakan tanah adalah yang berjenis tanah pelapukan. Apabila tanah tersebut berada di perbukitan/punggungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan tanah longsor pada musim hujan dengan curah hujan berkuantitas tinggi.

Baca juga : Pergerakan Tanah di Bogor, Belasan Rumah Terancam Ambles

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pergerakan massa tanah ini selain disebabkan oleh curah hujan juga dapat terjadi karena kondisi lereng, kepadatan tanah, jenis tata lahan, hingga terdapatnya getaran tektonik.

Berikut empat jenis gerakan tanah yang sering terjadi di Indonesia :

1. Longsoran

Longsoran ini terdapat tiga jenis, yaitu longsoran translasi, longsoran rotasi, dan longsoran translasi blok batu, yang dibedakan dari bidang gelincirnya.

Longsoran translasi adalah bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.

Sedangkan longsoran rotasi ini terjadi di bidang gelincir berbentuk cekung. Sementara pergerakan blok terjadi di bidang gelincir yang rata.

2. Runtuhan

Runtuhan ini berarti kondisi dimana batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas.

Biasanya peristiwa ini terjadi di daerah pantai dimana terdapat lereng yang terjal hingga menggantung di bagian atasnya.

Baca juga : Waspada, Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi 73% di Pulau Jawa

3. Rayapan

Rayapan ini merupakan jenis gerakan tanah yang bergerak lambat. Tanahnya sendiri berjenis butiran halus dan kasar, jenis ini juga sulit untuk dikenali karena bentuknya yang menyerupai longsoran.

4. Rombakan

Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak didorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung pada kemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya.

Gerakannya terjadi di sepanjang lembah dan mampu mencapai ratusan meter jauhnya. Di beberapa tempat bisa sampai ribuan meter seperti di daerah aliran sungai dan di sekitar gunungapi.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Komponen yang Rawan...
Ini Komponen yang Rawan Rusak saat Mobil Terendam Banjir
5 Cara Selamatkan Smartphone...
5 Cara Selamatkan Smartphone Akibat Terguyur Air Hujan
Mengapa Laron Selalu...
Mengapa Laron Selalu Muncul saat Musim Hujan? Simak Penjelasannya!
Peneliti BRIN Sebut...
Peneliti BRIN Sebut Hujan Terus Menerus di Jakarta dan Sekitarnya Pagi Ini Akan Berlanjut
Ini Penjelasan Anomali...
Ini Penjelasan Anomali Cuaca Bulan Desember, Musim Hujan tapi Panas Pol-polan
Sensor Hujan Karya Siswa...
Sensor Hujan Karya Siswa Bandung Semarakkan Ajang GALAKSI
BMKG Prediksi Jakarta...
BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan pada Besok Sore
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
Waspada! Hujan Sangat...
Waspada! Hujan Sangat Lebat Diprediksi Guyur Jabodetabek hingga 7 Mei
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia versi THE WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved