1.000 Kota Maya Kuno Ditemukan di Pedalaman Hutan Guatemala
Selasa, 17 Januari 2023 - 17:15 WIB
loading...
peneliti menemukan 964 situs arkeologi dalam radius 1.683 kilometer persegi di bagian selatan cekungan Karst Mirador-Calakmul yang juga mencakup wilayah di Meksiko.FOTO/ DAILY
A
A
A
GUATEMALA CITY - Sisa-sisa dari hampir 1.000 pemukiman era peradaban Maya telah ditemukan tersembunyi di bawah hutan hujan Guatemala.
BACA JUGA - Selangkah Lagi, Ilmuwan Hadirkan Kembali Kehidupan Purba
Seperti dilansir dari Mirror, Selasa (17/1/2023), peneliti menemukan 964 situs arkeologi dalam radius 1.683 kilometer persegi di bagian selatan cekungan Karst Mirador-Calakmul yang juga mencakup wilayah di Meksiko.
Sekitar 417 dari situs arkeologi ini, yang sebagian besar dibangun pada era Praklasik yaitu 2.000 tahun yang lalu, diidentifikasi sebagai kota, kota kecil, dan desa kuno.
Ditemukan melalui survei udara menggunakan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang merupakan metode pemindaian menggunakan cahaya dari pulsa laser untuk melakukan pengukuran.
Selama survei, tim peneliti menemukan jalan layang sepanjang lebih dari 160 kilometer (km) yang menghubungkan banyak kawasan pemukiman.
Mereka juga menemukan arsitektur monumental, fasilitas pengumpulan air, bangunan upacara, piramida, istana, anjungan, bangunan tempat tinggal, waduk, dan kanal di lokasi yang sama.
BACA JUGA - Selangkah Lagi, Ilmuwan Hadirkan Kembali Kehidupan Purba
Seperti dilansir dari Mirror, Selasa (17/1/2023), peneliti menemukan 964 situs arkeologi dalam radius 1.683 kilometer persegi di bagian selatan cekungan Karst Mirador-Calakmul yang juga mencakup wilayah di Meksiko.
Sekitar 417 dari situs arkeologi ini, yang sebagian besar dibangun pada era Praklasik yaitu 2.000 tahun yang lalu, diidentifikasi sebagai kota, kota kecil, dan desa kuno.
Ditemukan melalui survei udara menggunakan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang merupakan metode pemindaian menggunakan cahaya dari pulsa laser untuk melakukan pengukuran.
Selama survei, tim peneliti menemukan jalan layang sepanjang lebih dari 160 kilometer (km) yang menghubungkan banyak kawasan pemukiman.
Mereka juga menemukan arsitektur monumental, fasilitas pengumpulan air, bangunan upacara, piramida, istana, anjungan, bangunan tempat tinggal, waduk, dan kanal di lokasi yang sama.
Lihat Juga :