Danau Garam Besar Utah Diambang Kehancuran, Jutaan Orang di AS Terancam Debu Arsenik

Rabu, 11 Januari 2023 - 08:22 WIB
loading...
Danau Garam Besar Utah...
Danau Garam Besar atau Great Salt Lake seluas 4.400 km persegi diambang kehancuran karena diperkirakan akan hilang dalam 5 tahun ke depan. Foto/Reuters
A A A
UTAH - Danau Garam Besar atau Great Salt Lake seluas 4.400 km persegi diambang kehancuran karena diperkirakan akan hilang dalam 5 tahun ke depan. Kondisi ini membuat jutaan orang terancam terpapar debu beracun yang terperangkap di dasar danau yang mengering .

Great Salt Lake adalah danau air asin terbesar dengan kandungan garam tertinggi mencapai 29% atau sekitar 8,28 kali salinitas air laut pada tahun 1963. Akibat kandungan garam yang tinggi, orang bisa mengapung di atasnya, sehingga sering dijuluki Laut Mati-nya Amerika Serikat (AS).

Saat ini para ilmuwan mengkhawatirkan kondisi danau telah kehilangan 73% airnya dan 60% luas permukaannya sejak tahun 1850. Para ilmuwan dan konservasionis menyalahkan penggunaan air yang berlebihan oleh peternakan alfalfa dan jerami di kawasan itu, yang mengambil 74% dari triliunan galon dari total air danau.

Baca juga; Permukaan Air Terus Merosot, Danau Asin Terbesar Dunia Ini di Ambang Kehancuran

“Kehilangannya (Great Salt Lake) akan menjadi tragedi global. Kita harus segera mengurangi penggunaan air atau menanggung akibatnya. Anda tidak bisa bernegosiasi dengan alam,” kata Benjamin Abbott, asisten profesor ilmu tanaman dan satwa liar di Universitas Brigham Young, kepada Live Science, Rabu (11/1/2023).

Mengeringnya danau menghilangkan kebutuhan air untuk pertanian, rumah, waduk, dan ekstraksi mineral penting dari air asin, seperti litium dan magnesium. Ancaman paling berbahaya lain, adalah menimbulkan kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia.

Sebab, dasar danau mengandung debu beracun yang bercampur dengan logam berbahaya seperti antimon, tembaga, zirkonium, dan arsenik. Logam berbahaya itu dapat diterbangkan dan dibawa oleh embusan angin.

Dampaknya dapat merusak tanaman, menurunkan tanah, mencairkan salju, dan jika terhirup, meningkatkan risiko penyakit seperti asma, bronkitis, penyakit jantung, dan kanker. Debu dari Great Salt Lake telah tercatat terdeteksi di bagian selatan Utah dan Wyoming.

Baca juga; Kamerun Dikepung Danau-danau Mematikan yang Siap Meledak

“Melindungi dan melestarikan Great Salt Lake adalah prioritas utama. Danau itu penting bagi lingkungan, ekologi, dan ekonomi, tidak hanya di Utah tetapi juga di Amerika Serikat bagian barat,” kata Candice Hasenyager, Direktur Divisi Sumber Daya Air Utah kepada Live Science.
Danau Garam Besar Utah Diambang Kehancuran, Jutaan Orang di AS Terancam Debu Arsenik


Perlu tindakan darurat untuk menambahkan 326 miliar galon atau 1.234 miliar liter air ke danau per tahun. Tanpa itu semua danau ini tidak dapat melewati kondisi kritis pada akhir tahun 2024.

Great Salt Lake mendapatkan sumber air dari aliran sungai Weber, Jordan, dan Bear, yang berasal dari hujan salju di Pegunungan Wasatch di sebelah timur dan utara Salt Lake City. Hujan salju yang di atas rata-rata di pegunungan pada musim dingin ini berarti sejumlah besar air dapat digunakan untuk mengisi kembali danau.

Agar hal ini terjadi, para ilmuwan berharap ada tindakan darurat untuk mencegah air dialihkan untuk tujuan lain. Jika danau ingin diselamatkan, penggunaan air secara keseluruhan harus dikurangi dengan cepat sebesar 30 sampai 50%.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Rekomendasi
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved