Bikin Nyata Ramalan Baba Vanga, Putin Izinkan Rudal Tercanggihnya Diledakkan
Selasa, 10 Januari 2023 - 16:45 WIB
loading...
Baba Vanga dan Presiden Rusia Vladimir Putin siap ciptakan Perang Dunia III. FOTO/ IST
A
A
A
MOSCOW - Perang Rusia dan Ukraina yang terus memanas, membuat Rusia tetap menunjukkan kekuatan militernya salah satunya dengan megizinkan rudal hipersonik dipakai. Hal ini tentunya memperkuat ramalan Baba Vanga soal Perang Dunia III.
BACA JUGA - Satu Lagi, Ramalan Baba Vanga Soal Tanda Kiamat Muncul pada 2022 Terbukti!
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu 4 Januari 2022 mengerahkan fregat Admiral Gorskhov yang dipersenjatai dengan rudal Tsirkonatau Zircon menuju Atlantik dan samudra Hindia. Putin mengambil bagian dalam upacara melalui konferensi video untuk menandai peluncuran kapal perang tersebut.
Putin mengatakan kapal dilengkapi dengan sistem rudal hipersonik terbaru Zirkon yang tidak ada duanya di dunia.
Sementara Menteri Pertahanan Sergei Shoigu menambahkan kapal mampu memberikan serangan yang tepat dan kuat terhadap musuh di laut dan di darat.
Rudal hipersonik di kapal dapat mengatasi sistem pertahanan rudal apa pun dan memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer.
“Fokus utama dari misi ini adalah melawan ancaman terhadap Rusia dan mendukung perdamaian dan stabilitas regional bersama dengan negara-negara sahabat,” katanya dikutip Kantor Berita TASS Rusia.
BACA JUGA - Satu Lagi, Ramalan Baba Vanga Soal Tanda Kiamat Muncul pada 2022 Terbukti!
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu 4 Januari 2022 mengerahkan fregat Admiral Gorskhov yang dipersenjatai dengan rudal Tsirkonatau Zircon menuju Atlantik dan samudra Hindia. Putin mengambil bagian dalam upacara melalui konferensi video untuk menandai peluncuran kapal perang tersebut.
Putin mengatakan kapal dilengkapi dengan sistem rudal hipersonik terbaru Zirkon yang tidak ada duanya di dunia.
Sementara Menteri Pertahanan Sergei Shoigu menambahkan kapal mampu memberikan serangan yang tepat dan kuat terhadap musuh di laut dan di darat.
Rudal hipersonik di kapal dapat mengatasi sistem pertahanan rudal apa pun dan memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer.
“Fokus utama dari misi ini adalah melawan ancaman terhadap Rusia dan mendukung perdamaian dan stabilitas regional bersama dengan negara-negara sahabat,” katanya dikutip Kantor Berita TASS Rusia.
Lihat Juga :