Ilmuwan China Buat Saklar Otak agar Manusia Mampu Menjelajah Angkasa Luas
Minggu, 01 Januari 2023 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A

Selama hibernasi, temperatur di badan akan sangat rendah. Begitu juga dengan metabolisme tubuh yang berjalan pelan. Hal itu membuat tubuh berada dalam mode pemeliharaan. Minimal untuk tetap hidup sambil mencegah terjadinya atrofi.
Hibernasi hanya bisa ditemukan di beberapa hewan-hewan berdarah panas dan sebagian mamalia. Namun tidak ada pada primata. Apalagi pada manusia.
Proses itulah yang coba diterapkan ilmuwan di SIAT kepada manusia saat ingin menjelajah luar angkasa. Hanya saja manusia sangat berbeda dengan hewan yang mampu hibernasi.
Mereka kemudian mencoba memasang sebuah saklar di bagian preoptik hipotalamus yang bisa mengaktifkan kondisi hibernasi. Saat ini metode itu mereka sudah coba kepada tiga ekor monyet penelitian.
"Di sini, kami menunjukkan bahwa mengaktifkan subpopulasi neuron area preoptik (POA) dengan strategi chemogenetic secara andal menginduksi hipotermia pada kera yang dibius. Dalam keadaan itu mereka masih bisa bergerak bebas," tulis para peneliti dalam makalah mereka.
Baca juga : Sejarah Bus ALS yang Bisa Bikin Penggunanya Jadi Saudara
Lihat Juga :