Fenomena Pilar Cahaya Muncul di AS, Seperti Jejak Pesawat UFO
Jum'at, 30 Desember 2022 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Tanpa ini, kristal es heksagonal kecil akan terganggu, tetapi dalam kondisi yang sangat tenang, mereka secara alami mengarahkan diri secara horizontal saat jatuh di udara. Kehadiran kristal horizontal di berbagai ketinggian menyebabkan pantulan sumber cahaya memanjang menjadi kolom.
Baca juga; Teleskop James Webb Rekam Penampilan Planet Jupiter dengan Aurora yang Indah
Pilar cahaya sering terlihat di iklim yang lebih dingin di musim gugur dan musim dingin ketika suhu cukup rendah untuk membentuk es di atmosfer. Biasanya ketika suhu permukaan tanah turun di bawah 10 derajat Fahrenheit.
Samuel mengatakan pilar cahaya sekilas mirip aurora, namun berbeda karena pancarannya jauh lebih kecil. Aurora yang berupa cahaya utara dapat menutupi langit begitu luas hingga puluhan mil.
“Aurora diamati di area yang jauh lebih luas karena terjadi bermil-mil jauhnya di atmosfer. Pilar cahaya terjadi dekat dengan tanah di tingkat terendah atmosfer,” kata Samuhel.
Baca juga; Teleskop James Webb Rekam Penampilan Planet Jupiter dengan Aurora yang Indah
Pilar cahaya sering terlihat di iklim yang lebih dingin di musim gugur dan musim dingin ketika suhu cukup rendah untuk membentuk es di atmosfer. Biasanya ketika suhu permukaan tanah turun di bawah 10 derajat Fahrenheit.
Samuel mengatakan pilar cahaya sekilas mirip aurora, namun berbeda karena pancarannya jauh lebih kecil. Aurora yang berupa cahaya utara dapat menutupi langit begitu luas hingga puluhan mil.
“Aurora diamati di area yang jauh lebih luas karena terjadi bermil-mil jauhnya di atmosfer. Pilar cahaya terjadi dekat dengan tanah di tingkat terendah atmosfer,” kata Samuhel.
(wib)
Lihat Juga :