Korea Selatan Deteksi Amoeba Pemakan Otak Manusia

Selasa, 27 Desember 2022 - 11:43 WIB
loading...
Korea Selatan Deteksi...
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengkonfirmasi kematian seorang warga akibat Amoeba. FOTO/ IST
A A A
SEOUL - Korea Selatan melaporkan kasus pertama infeksi Naegleria fowleri yang biasa disebut sebagai 'amoeba pemakan otak', kata otoritas kesehatan Korsel Senin (26/12/2022).

BACA JUGA - Amoeba Pemakan OtakCemari Air Keran Kota di Texas

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengkonfirmasi kematian seorang warga setempat berusia 50-an setelah korban kembali dari Thailand pada 10 Desember setelah tinggal di sana selama empat bulan.

“Dia dirawat di rumah sakit keesokan harinya dan meninggal Rabu lalu. Kami telah melakukan tes genetik pada tiga jenis patogen yang menyebabkan Naegleria fowleri untuk memastikan penyebab kematiannya.

“Hasil tes menunjukkan gen di tubuh pria itu 99,6 persen sama dengan yang ditemukan pada pasien meningitis di luar negeri,” jelas KDCA seperti dilansir dari SCMP Selasa (27/12/2022).

Diketahui bahwa ini adalah kasus infeksi pertama yang dilaporkan di Seoul setelah Naegleria fowleri muncul di Virginia pada tahun 1937.

Naegleria fowleri adalah amoeba atau organisme bersel tunggal yang hidup di tanah dan air tawar hangat seperti sumber air panas, danau, dan sungai di seluruh dunia.

Itu memasuki tubuh manusia melalui hidung dan pergi ke otak.

Gejala awal termasuk sakit kepala parah, demam, mual atau muntah dan masa inkubasi Naegleria fowleri biasanya dua sampai tiga hari atau bisa mencapai hingga 15 hari.

Sebagai tindakan pencegahan, KDCA mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berenang di daerah yang telah terdeteksi penyakit tersebut meskipun penularan dari manusia ke manusia tidak mungkin terjadi.

Hingga tahun 2018, sebanyak 381 kasus Naegleria fowleri telah dilaporkan di seluruh dunia termasuk India, Thailand, Amerika Serikat (AS), China, dan Jepang.

Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS, total 154 kasus infeksi 'amoeba pemakan otak' dilaporkan dari tahun 1962 hingga 2021 dan hanya empat pasien yang selamat dengan tingkat kematian lebih dari 97 persen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Berita Terkini
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved