7 Fenomena Langka yang Terjadi di Langit Indonesia Sepanjang 2022

Minggu, 25 Desember 2022 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Fenomena gerhana bulan total masih dapat dinantikan karena belum terjadi. Fenomena ini merupakan gerhana ke-20 dari 72 gerhana di Seri Saros 136 dan diperkirakan akan terjadi pada 8 November mendatang.

Gerhana bulan total dapat terjadi ketika Bulan, Bumi, dan Matahari berada dalam satu garis lurus. Pussainsa LAPAN memprediksikan proses gerhana awal hingga akhir penumbra dapat dilihat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Berikut merupakan catatan waktu dan wilayah untuk mengamati terjadinya fenomena ini.

- Proses awal penumbra tidak dapat diamati di Indonesia.

- Proses awal sebagian dapat dinikmati pada pukul 04.09 sore waktu setempat di wilayah Papua, Papua Barat, Pulau Seram, Pulau Halmahera, Kepulauan Aru, Kepulauan Kei, dan Kepulauan Tanimbar.

- Proses awal total terjadi pada pukul 05.16 sore waktu setempat dan dapat dinikmati di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kapuas Hulu.

- Puncak gerhana terjadi pada pukul 06.00 petang waktu setempat. Puncak gerhana dapat dinikmati di seluruh Indonesia, kecuali: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

- Proses akhir total dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia pada pukul 06.41 malam waktu setempat.

- Proses akhir sebagian dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia pada pukul 07.49 malam waktu setempat.

- Proses akhir penumbra dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia pada pukul 08.56 malam waktu setempat.

Terjadi dampak lain pada alam ketika gerhana bulan total terjadi. Pada saat itu, pasang air laut kemungkinan akan terjadi lebih tinggi dari biasanya. Setelah terjadi di tahun ini, gerhana bulan total baru akan terjadi lagi pada September 2025, Maret 2025, Desember 2028, Desember 2029, April 2032, dan Oktober 2032.

7. Hujan Meteor Geminid

Fenomena hujan meteor geminid berasal dari sisa debu asteroid 3200 Phaethon. Fenomena ini kemungkinan akan menjadi penutup fenomena astronomis di tahun ini. Hujan meteor Geminid diperkirakan terjadi pada 14-15 Desember 2022.

Fenomena ini dapat dinikmati secara langsung meskipun mungkin akan terhalang cahaya Bulan. Hujan meteor Geminid akan dapat disaksikan di arah Timur Laut pada pukul 20.30 hingga Barat Laut 25 menit sebelum Matahari terbit.

Turun dengan intensitas 120 meteor/jam, intensitas ini berbeda-beda di daerah Sabang dan Pulau Rote.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved