Ngeri, Nyamuk Demam Berdarah kini Makin Kebal dan Kuat
Jum'at, 23 Desember 2022 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A

Dalam laporan itu disebutkan penanganan nyamuk demam berdarah dari tahun 1981 hingga 1987 di Kamboja dilakukan melalui perawatan permetrin dan deltametrin dengan pengasapan termal dan penyemprotan dengan volume sangat rendah. Sayangnya penggunaan metode yang ekstensif itu membuat nyamuk tersebut beradaptasi.
Sampel nyamuk yang dikumpulkan di dalam dan sekitar kota Phnom Penh memperlihatkan tingkat resistensi yang sangat tinggi terhadap beberapa piretroid. Tingkat kematian populasi Aedes aegypti terhadap permetrin dan deltametrin di Phnom Penh masing-masing adalah 0 persen dan kurang dari 10 persen.
Peneliti utama dari National Institute of Infectious Diesease, Shinji Kasai, mengatakan molekul piretroid berikatan dengan saluran natrium tegangan-gerbang. Penyemprotan piretroid menghasilkan masuknya ion natrium yang "tak terhentikan" ke dalam sel serangga dan menciptakan aktivasi sel yang "tidak normal".
Baca juga : Hyundai Bisa Geser Toyota dan Volskwagen Jadi Raja Otomotif Dunia
Lihat Juga :