Formula Parfum Tapputi yang Legendaris di Zaman Mesopotamia Terungkap, Ada Ritual Khusus

Kamis, 22 Desember 2022 - 22:52 WIB
loading...
Formula Parfum Tapputi...
Bagaimana cara pembuatan dan formula parfum Tapputi terungkap dari tablet (prasasti) tanah liat kuno yang ditemukan di Assur, ibu kota negara-kota Asyur Lama di Irak modern. Foto/GreekReporter
A A A
ANKARA - Parfum atau wewangian sudah dikenal sejak zaman Mesopotamia sekitar 3.200 tahun lalu. Salah satu pembuat parfum legendaris zaman Mesopotamia dikenal dengan Tapputi yang memiliki formula dan ritual khusus untuk membuat wewangian.

Bagaimana cara pembuatan dan formula parfum Tapputi terungkap dari tablet (prasasti) tanah liat kuno yang ditemukan di Assur, ibu kota negara-kota Asyur Lama di Irak modern. Tablet yang menggunakan aksara huruf paku menunjukkan langkah-langkah bagaimana Tapputi membuat parfum.

Daerah tempat tablet ditemukan adalah bagian dari Mesopotamia Babilonia pada milenium kedua SM, dan tablet tersebut berasal dari tahun 1200 SM. Prasasti di tablet menampilkan nama lengkap sebagai Tapputi-Belatekallim, dengan Belatekallim berarti "penjaga rumah wanita".

Baca juga; Parfum Ini Diklaim Memiliki Aroma Luar Angkasa

Tapputi juga digambarkan sebagai penghasil parfum Mesopotamia yang bagus. Tapputi mendapatkan reputasi sebagai ahli kimia wanita pertama di Mesopotamia dan pembuat parfum wanita pertama di dunia.

Tim ilmuwan Turki bekerja sama dengan Turkey Smell Academy and Scent Culture Association melakukan investigasi ekstensif untuk mengetahui metodologi pembuatan parfum Mesopotamia Tapputi. Para pakar lain dari berbagai bidang juga turut ambil bagian dalam proses penelitian wewangian Tapputi di laboratorium.

Pakar wewangian kuno yang terkenal dan pemimpin Turkey Smell Academy and Scent Culture Association, Bihter Turkan Ergul menjelaskan, dalam tablet yang ditemukan diperoleh jawaban tentang bagaimana Tapputi menghasilkan aroma dan bagaimana membuat proses penyulingan.

Menurut prasasti pada tablet, terungkap bahwa Tapputi menggunakan kombinasi berbagai jenis bunga, minyak, calamus, Cyperus, mur, lobak pedas, rempah-rempah, dan balsam di antara bahan-bahan lain untuk membuat parfum.

Baca juga; Elon Musk Merambah Bisnis Parfum, Burnt Hair Sudah Terjual 10.000 Botol

Selanjutnya, Tapputi mencampurkan berbagai ramuannya dengan air atau pelarut lain, menyaringnya, dan kemudian menyaring produk cairnya berkali-kali untuk menciptakan formula parfum Mesopotamia yang lebih murni dan harum.
Formula Parfum Tapputi yang Legendaris di Zaman Mesopotamia Terungkap, Ada Ritual Khusus


Para ilmuwan mengungkapkan, sebagai bagian dari metodologi pembuatan parfum, Tapputi akan membuat parfum ketika bulan purnama dengan bintang-bintang bertaburan di langit malam. Itu adalah salah satu ritual misterius Tapputi dalam aktivitas pembuatan parfum Mesopotamia yang terungkap dalam tablet.

Setelah menguraikan prasasti, Ergul dan tim ahlinya menghasilkan dua puluh tujuh halaman terjemahan dari tablet yang berkaitan dengan parfum. Menurut Ergul, setiap keterangan pada tablet menghadirkan kegembiraan karena seolah merasakan wewangian kuno yang legendaris.

“Kami tinggal di tanah yang memiliki budaya aroma berusia 8.000 tahun. kami mempertahankan tradisi wewangian yang telah ada di tanah ini,” kata Ergul dikutip dari laman greekreporter, Kamis (22/12/2022).
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
Jadi PR Polisi, Perampok...
Jadi PR Polisi, Perampok Bank di Turki Ternyata Seekor Kucing
Arkeolog Temukan Jejak...
Arkeolog Temukan Jejak Peninggalan Agama Kuno di Mesir
Turki Catat Suhu Terpanas...
Turki Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Mencapai 50,5 Derajat Celcius
Fenomena Gelombang Ombak...
Fenomena Gelombang Ombak Laut Berbentuk Kotak Terjadi di Turki
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved