12 Orang Difabel Sukses Selesaikan Pelatihan Misi Luar Angkasa
Selasa, 20 Desember 2022 - 09:47 WIB
loading...
A
A
A
Bagi peserta yang memiliki gangguan pendengaran diberikan kesempatan utnuk menggunakan perangkat lunak personalisasi suara inovatif SonicCloud. Perangkat itu memungkinkan pengguna menyesuaikan audio dengan kemampuan pendengaran mereka.
Baca juga : Misteri Kuburan Massal Reptil Laut Raksasa di Nevada Terkuak
Begitu juga dengan peserta tunarungu yang dicoba mempraktikkan bahasa isyarat meski berada dalam kondisi gravitasi nol. "Saat ini memang masih banyak yang perlu dilakukan agar ruang angkasa bisa diakses oleh semua orang. Pelagtihan ini merupakan adanya perkembangan yang sangat baik karena kita menempuh jalan yang benar," ujar Anna Voelker dari AstroAccess.
Diketahui AstroAccess memang sangat fokus pada upaya memberikan kesempatan buat para difabel untuk menjadi bagian penting dalam upaya dunia menjelajah luar angkasa. Penjelajahan luar angkasa yang berlangsung sangat cepat belakangan ini sejatinya tidak boleh meninggalkan kaum difabel.
"Kami percaya bahwa batasan yang ada dengan penjelajahan luar angkasa itu hanyalah diri kita sendiri. Kami percaya bahwa suatu saat nanti ruang angkasa akan bisa dinikmati oleh semua orang," ujar Dylan Taylor, pendiri AstroAccess.
Baca juga : Misteri Kuburan Massal Reptil Laut Raksasa di Nevada Terkuak
Begitu juga dengan peserta tunarungu yang dicoba mempraktikkan bahasa isyarat meski berada dalam kondisi gravitasi nol. "Saat ini memang masih banyak yang perlu dilakukan agar ruang angkasa bisa diakses oleh semua orang. Pelagtihan ini merupakan adanya perkembangan yang sangat baik karena kita menempuh jalan yang benar," ujar Anna Voelker dari AstroAccess.
Diketahui AstroAccess memang sangat fokus pada upaya memberikan kesempatan buat para difabel untuk menjadi bagian penting dalam upaya dunia menjelajah luar angkasa. Penjelajahan luar angkasa yang berlangsung sangat cepat belakangan ini sejatinya tidak boleh meninggalkan kaum difabel.
"Kami percaya bahwa batasan yang ada dengan penjelajahan luar angkasa itu hanyalah diri kita sendiri. Kami percaya bahwa suatu saat nanti ruang angkasa akan bisa dinikmati oleh semua orang," ujar Dylan Taylor, pendiri AstroAccess.
(wsb)
Lihat Juga :