Pesawat Ruang Angkasa Rusia Soyuz Bocor, 7 Astronot di ISS untuk Sementara Aman
Kamis, 15 Desember 2022 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
Kamera di bagian luar stasiun ruang angkasa menunjukkan aliran serpihan beku yang dikeluarkan dari pesawat ruang angkasa Soyuz ke luar angkasa. Meski belum dikonfirmasi, sumber kebocoran diyakini berasal dari sistem pendingin eksterior yang terletak di dekat bagian belakang kendaraan.
Pengendali penerbangan meyakinkan para kosmonot bahwa stasiun luar angkasa internasional aman. Termasuk dua kosmonot Rusia, Prokopyev dan Petelin, yang batal melakukan perjalanan luar angkasa dan masuk kembali ke ISS.
Baca juga; Rusia Jajaki Perpanjang Kerja Sama di ISS Sampai 2028, Kru Soyuz MS-22 Bawa 49 Percobaan Ilmiah
Kosmonot Rusia Anna Kikina di ISS menggunakan Lengan Robot Eropa di pos terdepan pada segmen Rusia melakukan inspeksi kebocoran Soyuz MS-22. Dia membantu para insinyur di Pusat Kontrol Misi Rusia di Moskow meninjau telemetri dan datanya.
“Para ahli di Moskow akan melihat dan menanggapi kebocoran tersebut sesuai dengan prosedur dan kebijakan mereka. Begitu mereka memiliki pemahaman yang baik tentang status akhir Soyuz malam ini, kami akan bersama-sama membuat keputusan untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujar Direktur Penerbangan Stasiun Luar Angkasa NASA Emily Nelson melalui siaran TV NASA.
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diluncurkan pada bulan September 2022 membawa tiga kosmonot, yaitu Prokopyev, Petelin dan astronot NASA Frank Rubio. Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 direncanakan digunakan untuk membawa pulang tiga astronot pada bulan Maret 2023.
Pengendali penerbangan meyakinkan para kosmonot bahwa stasiun luar angkasa internasional aman. Termasuk dua kosmonot Rusia, Prokopyev dan Petelin, yang batal melakukan perjalanan luar angkasa dan masuk kembali ke ISS.
Baca juga; Rusia Jajaki Perpanjang Kerja Sama di ISS Sampai 2028, Kru Soyuz MS-22 Bawa 49 Percobaan Ilmiah
Kosmonot Rusia Anna Kikina di ISS menggunakan Lengan Robot Eropa di pos terdepan pada segmen Rusia melakukan inspeksi kebocoran Soyuz MS-22. Dia membantu para insinyur di Pusat Kontrol Misi Rusia di Moskow meninjau telemetri dan datanya.
“Para ahli di Moskow akan melihat dan menanggapi kebocoran tersebut sesuai dengan prosedur dan kebijakan mereka. Begitu mereka memiliki pemahaman yang baik tentang status akhir Soyuz malam ini, kami akan bersama-sama membuat keputusan untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujar Direktur Penerbangan Stasiun Luar Angkasa NASA Emily Nelson melalui siaran TV NASA.
Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diluncurkan pada bulan September 2022 membawa tiga kosmonot, yaitu Prokopyev, Petelin dan astronot NASA Frank Rubio. Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 direncanakan digunakan untuk membawa pulang tiga astronot pada bulan Maret 2023.

Lihat Juga :