Laporan Penampakan Harimau Jawa Bermunculan, Ini Ciri Khas Si Maung Jawa
Minggu, 11 Desember 2022 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Harimau Jawa jantan mempunyai berat 100-140 kg, sementara yang betina berbobot lebih ringan, antara 75–115kg.
Panjang kepala dan tubuh hewan jantan sekitar 200-245 cm; hewan betina sedikit lebih kecil.
Bentuk loreng dan moncong Harimau Jawa sangatlah berbeda, pada warna lorengnya Harimau Jawa tidak tegas, dan moncongnya sangat berbeda.
Harimau jawa tercatat menghuni hutan-hutan dataran rendah, hutan belukar, dan mungkin pula berkeliaran hingga ke kebun-kebun wanatani di sekitar perdesaan, karena pernah pada masanya hewan ini dianggap sebagai hama sehingga banyak diburu atau diracun orang. Wilayah jelajahnya tidak melebihi ketinggian 1.200 m dpl.
Macan ini biasa memangsa babi hutan, rusa Jawa, banteng, dan kadang-kadang juga reptil serta burung air.
Pada awal abad ke-19, harimau ini masih banyak berkeliaran di Pulau Jawa. Pada tahun 1940-an, harimau jawa hanya ditemukan di hutan-hutan terpencil.
Ada usaha-usaha untuk menyelamatkan harimau ini dengan membuka beberapa taman nasional.
Panjang kepala dan tubuh hewan jantan sekitar 200-245 cm; hewan betina sedikit lebih kecil.
Bentuk loreng dan moncong Harimau Jawa sangatlah berbeda, pada warna lorengnya Harimau Jawa tidak tegas, dan moncongnya sangat berbeda.
Harimau jawa tercatat menghuni hutan-hutan dataran rendah, hutan belukar, dan mungkin pula berkeliaran hingga ke kebun-kebun wanatani di sekitar perdesaan, karena pernah pada masanya hewan ini dianggap sebagai hama sehingga banyak diburu atau diracun orang. Wilayah jelajahnya tidak melebihi ketinggian 1.200 m dpl.
Macan ini biasa memangsa babi hutan, rusa Jawa, banteng, dan kadang-kadang juga reptil serta burung air.
Pada awal abad ke-19, harimau ini masih banyak berkeliaran di Pulau Jawa. Pada tahun 1940-an, harimau jawa hanya ditemukan di hutan-hutan terpencil.
Ada usaha-usaha untuk menyelamatkan harimau ini dengan membuka beberapa taman nasional.
Lihat Juga :