Metode Baru Cuci Otak Bom Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai!

Rabu, 07 Desember 2022 - 13:15 WIB
loading...
Metode Baru Cuci Otak...
Pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di Polsek Astana Anyar Rabu (7/12/2022) . FOTO/ DOK MPI
A A A
BANDUNG - Indonesia kembali dikejutkan dengan aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung Kota Rabu (7/11/2022).

BACA JUGA - Bom Polsek Astana Anyar High Explosive, Ini Efeknya

Sebelum lakukan bom bunuh diri, biasanya pelaku akan dicuci otaknya agar semakin berani.

Ahli intelijen Jerman Hans-Georg Maassen.memperingatkan tentang "bahaya besar" yang ditimbulkan "mencuci otak" oleh pelaku teror.

"Ada anak-anak yang telah mengalami cuci otak di negara-negara yang sudah terjamah oleh kelompok teror ISIS dan sebagian besar mereka akan melakukan serangan brutal," kata Hans-Georg Maassen seperti dilansir dari Express.uk.

Hans-Georg Maassen telah memperingatkan untuk segera mengembalikan ingatan perempuan dan anak-anak yang kena doktin terorisme.

Dia mengatakan bahwa Jerman harus mempertimbangkan membatalkan undang-undang yang membatasi pengawasan anak di bawah umur di bawah usia 14 tahun untuk mempersiapkan peningkatan risiko serangan oleh anak-anak berusia sembilan tahun.

"Kami melihat bahwa banyak anak-anak yang telah dicuci otak di sekolah-sekolah oleh kelompok tertentu, Dan mereka hanya butuh waktu dua jam untuk mencuci otak Anak-anak, membentuk mereka jadi radikal" katanya.

Sementara itu, Herr Maassen, kepala Kantor Perlindungan Konstitusi - Jerman setara MI5 - menambahkan: "Kami sudah mengamati kepada pada beberapa wanita dan remaja. Ini masalah bagi kami karena anak-anak dan remaja ini khususnya bisa menjadi bahaya setelah dicuci otaknya dengan misi untuk melakukan serangan."

Radikalisasi anak di bawah umur telah menjadi topik besar di Jerman mengingat bahwa tiga dari lima serangan di Jerman pada tahun 2016 dilakukan oleh anak di bawah umur, dan seorang bocah 12 tahun juga ditahan setelah mencoba mengebom pasar Natal di Ludwigshafen.

Herr Maassen mengatakan bahwa kelompok teror juga melakukan serangan lewat Internet dan menargetkan anak-anak melalui internet dan media sosial, sering memberikan iklan yang apik atau propaganda yang sesuai dengan pemahaman usia untuk merekrut mereka dan bergabung dengan kelompok teror.

"Kelompok teror menggunakan headhunter yang menjelajahi internet mencari mangsa anak-anak yang dapat didekati dan diradikalisasi, atau merekrut mereka untuk menjadi pelaku serangan teroris," tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved