Terekam Satelit Antariksa, Letusan Gunung Semeru Akan Lebih Dahsyat

Senin, 05 Desember 2022 - 12:36 WIB
loading...
Terekam Satelit Antariksa,...
Gunung Semeru kembali erupsi setelah satu tahun tidak menunjukan tanda-tanda seismik vulkanik. FOTO DOK SINDOnews
A A A
LUMAJANG - Gunung Semeru kembali meletus pada 4 Desember 2022, dan fenomena alam ini berhasil diabadikan oleh kamera satelit antariksa NASA.

Seperti dilansir dari The Sun Senin (5/12/2022), Gunung Semeru di Lumajang-Malang, Jawa Timur, merupakan gunung berapi tertinggi dan paling aktif di pulau Jawa.

BACA JUGA - Gunung Semeru Meletus Tak Menguatkan Isi Ramalan Jayabaya

Penampakan letusan Gunung Semeru yang mematikan terekam detail dari foto luar angkasa yang dirilis laman earthobservatory.nasa.

Peta proxy kerusakan di atas menunjukkan area di permukaan yang rusak oleh aliran piroklastik dan lahar pada Desember 2021.

Warna merah tua mewakili kerusakan paling parah, sedangkan area oranye dan kuning rusak sedang atau sebagian. Setiap piksel berwarna mewakili area seluas 30 meter kali 30 meter (kira-kira seukuran lapangan bisbol).

Rekaman luar biasa lainnya menunjukkan kepulan asap yang memuntahkan 50.000 kaki ke udara.

Gunung Semeru meletus setelah sebagian kubah lava puncak runtuh pada awal Desember dan terdeteksi peningkatan aktivitas seismik.

Setelah lebih banyak kubah lava Semeru runtuh, bagian atas berupa abu panas, tephra, tanah, dan puing-puing lainnya mengalir ke beberapa lembah di sisi tenggara gunung.

Aliran piroklastik adalah salah satu bahaya paling berbahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi. Kadang-kadang berakselerasi hingga kecepatan ratusan kilometer per jam dan menghancurkan apa saja yang dilintasi.

Meskipun letusan eksplosif di puncak kemungkinan kecil, aliran piroklastik di Gunung Semeru pada 4 Desember masih cukup panas. Ini kemungkinan membantu mendorong "awan Phoenix" yang mengepul yang naik setinggi 15 kilometer (9 mil) ke udara.

Hujan lebat yang mendahului menyertai letusan, sehingga aliran piroklastik bercampur dengan sejumlah besar air hujan. Kemudian berubah menjadi lahar berlumpur yang mengalir menuruni gunung ke daerah-daerah berpenduduk.

Lahar adalah campuran air dan puing-puing vulkanik yang keras seperti beton, meratakan dan mengubur apa saja.

Awan abu panas yang membakar telah melayang hampir 19 km dari pusat letusan, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia (PVMBG).

Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan volume magma yang lebih besar dapat terbentuk dibandingkan dengan letusan gunung berapi sebelumnya, pada tahun 2021 dan 2020, yang dapat berarti bahaya yang lebih besar untuk area yang lebih luas.

“Awan panas Semeru bisa menjangkau lebih jauh dan jauh di mana terdapat banyak pemukiman” tutur Hendra.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Infografis
Serangan Balasan, Iran...
Serangan Balasan, Iran Akan Gunakan Hulu Ledak Lebih Kuat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved