Lewat Netray, Semua Orang Bisa Analisis Keramaian Media Sosial
Kamis, 09 Juli 2020 - 15:32 WIB
loading...
Netray bekerja dengan kecerdasan istimewa. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Di tengah derasnya arus informasi, perbincangan media sosial bukan lagi angin lalu. Analisis terhadap realitas sosial dapat membantu pengembangan bisnis berbasis pemanfaatan media sosial.
Netray, produk media monitoring platform tools berdiri di antara arus itu. Tak cuma mengakomodir kebutuhan bisnis, Netray juga hadir untuk masyarakat luas, sebagai alat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Netray ingin menjadi solusi bagi berbagai kalangan yang memiliki kebutuhan terhadap analisis arus informasi. BACA JUGA -Nggak Ngebul dan Berisik, Motor 2 Listrik Siap Hadir
Setidaknya ada empat jaringan media sosial yang dapat dipantau Netray: Twitter, Instagram, Facebook, hingga pemberitaan-pemberitaan di portal media online. Dengan itu, tak hanya perusahaan dan institusi berorientasi bisnis yang dapat memanfaatkan Netray. Pelajar, mahasiswa, hingga para peneliti pun bisa memanfaatkan Netray. BACA JUGA - Muka R25 Pantat TMax, Yamaha Mio 2020 Tertangkap Basah di Jalan?
"Dengan diluncurkannya Netray, kami berharap bisa memberi dan menjadi solusi untuk kebutuhan masyarakat mengenai media monitoring service yang dapat diakses oleh kalangan luas dan user-friendly. Dengan hadirnya Netray yang terbuka baik untuk bisnis maupun untuk pribadi, kami akan selalu bersemangat menghadapi tantangan-tantangan di depannya untuk terus mengembangkan Netray hingga menjadi media monitoring tools yang paling unggul, terutama di Indonesia," kata Banu Antoro, Chief Operating Officer Netray.id. BACA JUGA - Aplikasi, Streaming dan Game Asing Dibikin Tak Berkutik di Puluhan Negara Ini
Netray bekerja dengan kecerdasan istimewa. Netray dapat memproses jutaan data dan mengonversikannya ke dalam grafis. Melalui statistik dari data yang dikumpulkan, pengguna bisa mendapat gambaran tentang seberapa ramai suatu topik dibicarakan di media sosial dan diberitakan di portal media online. Dalam analisisnya, Netray menerapkan metode deep learning untuk menganalisis sentimen dan memprediksi gender.
Netray, produk media monitoring platform tools berdiri di antara arus itu. Tak cuma mengakomodir kebutuhan bisnis, Netray juga hadir untuk masyarakat luas, sebagai alat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Netray ingin menjadi solusi bagi berbagai kalangan yang memiliki kebutuhan terhadap analisis arus informasi. BACA JUGA -Nggak Ngebul dan Berisik, Motor 2 Listrik Siap Hadir
Setidaknya ada empat jaringan media sosial yang dapat dipantau Netray: Twitter, Instagram, Facebook, hingga pemberitaan-pemberitaan di portal media online. Dengan itu, tak hanya perusahaan dan institusi berorientasi bisnis yang dapat memanfaatkan Netray. Pelajar, mahasiswa, hingga para peneliti pun bisa memanfaatkan Netray. BACA JUGA - Muka R25 Pantat TMax, Yamaha Mio 2020 Tertangkap Basah di Jalan?
"Dengan diluncurkannya Netray, kami berharap bisa memberi dan menjadi solusi untuk kebutuhan masyarakat mengenai media monitoring service yang dapat diakses oleh kalangan luas dan user-friendly. Dengan hadirnya Netray yang terbuka baik untuk bisnis maupun untuk pribadi, kami akan selalu bersemangat menghadapi tantangan-tantangan di depannya untuk terus mengembangkan Netray hingga menjadi media monitoring tools yang paling unggul, terutama di Indonesia," kata Banu Antoro, Chief Operating Officer Netray.id. BACA JUGA - Aplikasi, Streaming dan Game Asing Dibikin Tak Berkutik di Puluhan Negara Ini
Netray bekerja dengan kecerdasan istimewa. Netray dapat memproses jutaan data dan mengonversikannya ke dalam grafis. Melalui statistik dari data yang dikumpulkan, pengguna bisa mendapat gambaran tentang seberapa ramai suatu topik dibicarakan di media sosial dan diberitakan di portal media online. Dalam analisisnya, Netray menerapkan metode deep learning untuk menganalisis sentimen dan memprediksi gender.
Lihat Juga :