Riset Tren Media Sosial pada Tahun 2023
Selasa, 08 November 2022 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Laporan ini juga menampilkan kontribusi dari 70+ pakar industri dan pemimpin industri di tingkat regional dan global, di antaranya Samit Malkani dari Google SEA and India, Ervin Ha dari YouGov, dan Tom Simpson dari Mobile Marketing Association (MMA) APAC.
Untungnya, penelitian Talkwalker mendapati bahwa brand belajar mengucapkan bahasa yang sama dengan konsumennya, karena keduanya semakin sering menggunakan kata kunci yang sama untuk mendorong percakapan mengenai keberlanjutan.
Hal ini mengindikasikan adanya kesamaan visi yang terpadu antara konsumen dan brand, dan menunjukkan bahwa semakin banyak brand bertekad untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan di tahun 2023 untuk membuat perbedaan nyata terhadap situasi ini.
“Sebagai pelaku pemasaran, kami tahu nilai dari data dan pentingnya mendengarkan konsumen kami. Namun, kami harus lebih berorientasi pada aksi dan menggunakan wawasan tersebut dengan lebih efektif,” ucap Dillon Nugent, CMO, Khoros.
“Level kenyamanan konsumen dalam melakukan hal-hal secara online – berbelanja, melakukan riset, bersosialisasi – tidak berkurang saat dunia mulai terbuka. Mereka juga lebih peduli dengan komunitas mereka global, lokal, dunia nyata, dan online,'' tandanya.
Untungnya, penelitian Talkwalker mendapati bahwa brand belajar mengucapkan bahasa yang sama dengan konsumennya, karena keduanya semakin sering menggunakan kata kunci yang sama untuk mendorong percakapan mengenai keberlanjutan.
Hal ini mengindikasikan adanya kesamaan visi yang terpadu antara konsumen dan brand, dan menunjukkan bahwa semakin banyak brand bertekad untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan di tahun 2023 untuk membuat perbedaan nyata terhadap situasi ini.
“Sebagai pelaku pemasaran, kami tahu nilai dari data dan pentingnya mendengarkan konsumen kami. Namun, kami harus lebih berorientasi pada aksi dan menggunakan wawasan tersebut dengan lebih efektif,” ucap Dillon Nugent, CMO, Khoros.
“Level kenyamanan konsumen dalam melakukan hal-hal secara online – berbelanja, melakukan riset, bersosialisasi – tidak berkurang saat dunia mulai terbuka. Mereka juga lebih peduli dengan komunitas mereka global, lokal, dunia nyata, dan online,'' tandanya.
(wbs)
Lihat Juga :