Hadirkan Konektivitas Cepat, Triasmitra Siapkan Infrastruktur Kabel Bawah Laut
Minggu, 27 November 2022 - 02:27 WIB
loading...
Kebutuhan jalur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dari Indonesia ke dunia internasional melalui gerbang (gateway) Singapore sedang disiapkan. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - PT Ketrosden Triasmitra Tbk (Triasmitra), berencana membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dari Jakarta ke Singapura sepanjang 1.150 km.
BACA JUGA - Kabel Listrik di Kemang Jakarta Selatan Terbakar
Triasmitra sebagai perusahaan telekomunikasi yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan tulang punggung (backbone) telekomunikasi kabel fiber optik di Indonesia
'' Triasmitra menyadari pentingnya transformasi digital yang membutuhkan konektivitas yang cepat dan andal serta kapasitas jaringan yang besar untuk dapat memenuhi kebutuhan telekomunikasi seluruh masyarakat Indonesia,'' tutur Titus Dondi (Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk (Triasmitra) dalam keterangan persnya Minggu (28/11/2022).
Saat ini pembangunan infrastruktur kabel bawah laut masih belum bisa sepenuhnya dilakukan secara masif karena masih ada beberapa kendala, salah satu kendalanya adalah terbatasnya jumlah kapal penggelar kabel di Indonesia.
BACA JUGA - Kabel Listrik di Kemang Jakarta Selatan Terbakar
Triasmitra sebagai perusahaan telekomunikasi yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan tulang punggung (backbone) telekomunikasi kabel fiber optik di Indonesia
'' Triasmitra menyadari pentingnya transformasi digital yang membutuhkan konektivitas yang cepat dan andal serta kapasitas jaringan yang besar untuk dapat memenuhi kebutuhan telekomunikasi seluruh masyarakat Indonesia,'' tutur Titus Dondi (Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk (Triasmitra) dalam keterangan persnya Minggu (28/11/2022).
Saat ini pembangunan infrastruktur kabel bawah laut masih belum bisa sepenuhnya dilakukan secara masif karena masih ada beberapa kendala, salah satu kendalanya adalah terbatasnya jumlah kapal penggelar kabel di Indonesia.
Lihat Juga :