Masalah Sepele, Teori Baru Kematian Bruce Lee Bikin Geger Penggemar
Minggu, 20 November 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A

Data otopsi mengungkapkan bahwa otak Bruce Lee membengkak menjadi 1.575 gram. Jauh di atas rata-rata 1.400 gram. Oleh karena itu disimpulkan bahwa Lee meninggal karena sejenis pembengkakan yang disebut edema serebral, yang terjadi akibat reaksi ekstrem terhadap Equagesic.
Hanya saja menurut Priscila Villalvazo Bruce Lee hanya minum obat setelah mengalami sakit kepala dan pusing. Hal itu mungkin mengindikasikan bahwa otaknya mulai membengkak jauh sebelum dia meminum pil.
Mereka juga mengatakan teori kematian Bruce yang disebabkan ederma serebral bukan satu-satunya yang perlu diuji keabsahannya. Pasalnya ederma serebral tidak jadi satu-satunya temuan nekropsi jika memang hipersensitivitas terhadap Equagesic adalah penyebab kematian."
“Kami sekarang mengusulkan penyebab kematian adalah hiponatremia. Dengan kata lain, kami berpendapat bahwa ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan air yang membuat Bruce Lee meninggal dunia," tulis para peneliti dalam laporan itu.
Hiponatremia diketahui muncul ketika asupan cairan melebihi kapasitas ginjal untuk menyaring air keluar dari darah. Biasanya itu terjadi ketika seseorang minum dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat.
Lihat Juga :