Mengenal Headset VR Pembunuh, Bisa Matikan Pemain Jika Kalah di dalam Game
Rabu, 16 November 2022 - 14:53 WIB
loading...
VR Pembunuh menjadi sebuah topik yang tengah ramai diperbincangkan masyarakat dunia. Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - VR Pembunuh menjadi sebuah topik yang tengah ramai diperbincangkan masyarakat dunia. Bukan tanpa alasan, hal ini didasarkan pada pembuatnya yang mengklaim alat barunya ini bisa membunuh pemain di kehidupan nyata apabila dia mati di dalam game .
Dikutip dari laman Euronews, pencetus VR pembunuh ini adalah Palmer Luckey. Dia merupakan pendiri perusahaan Virtual Reality (VR) Oculus. Setelah meluncurkannya pada 2012, dia menjual perusahaan ke Facebook pada 2014 seharga USD2 miliar.
Baca juga : 5 Rekomendasi Kacamata Virtual Reality Terbaik 2022
Beberapa waktu yang lalu, Palmer menyebut telah merancang sebuah headset yang diklaim bisa membunuh penggunanya. Dalam hal ini, jika pemain yang mengenakan VR headset terbunuh dalam game, maka dia juga akan mati di kehidupan nyata.
Usut punya usut, ternyata ide pembuatan headset ini terinspirasi oleh anime Sword Art Online (SAO). Dalam hal ini, serial tersebut memperkenalkan sebuah alat bernama NerveGear yang digunakan para pemainnya.
Palmer Luckey yang meninggalkan Oculus pada tahun 2017 mendirikan Anduril Industries, sebuah perusahaan kontraktor militer berteknologi canggih. Terbaru, dia menyebut tengah mengembangkan NerveGear versi kehidupan nyata.
Baca juga : Sony Patenkan Teknologi Kemunculan Iklan di PlayStation Virtual Reality
Dikutip dari laman Euronews, pencetus VR pembunuh ini adalah Palmer Luckey. Dia merupakan pendiri perusahaan Virtual Reality (VR) Oculus. Setelah meluncurkannya pada 2012, dia menjual perusahaan ke Facebook pada 2014 seharga USD2 miliar.
Baca juga : 5 Rekomendasi Kacamata Virtual Reality Terbaik 2022
Beberapa waktu yang lalu, Palmer menyebut telah merancang sebuah headset yang diklaim bisa membunuh penggunanya. Dalam hal ini, jika pemain yang mengenakan VR headset terbunuh dalam game, maka dia juga akan mati di kehidupan nyata.
Usut punya usut, ternyata ide pembuatan headset ini terinspirasi oleh anime Sword Art Online (SAO). Dalam hal ini, serial tersebut memperkenalkan sebuah alat bernama NerveGear yang digunakan para pemainnya.
Palmer Luckey yang meninggalkan Oculus pada tahun 2017 mendirikan Anduril Industries, sebuah perusahaan kontraktor militer berteknologi canggih. Terbaru, dia menyebut tengah mengembangkan NerveGear versi kehidupan nyata.
Baca juga : Sony Patenkan Teknologi Kemunculan Iklan di PlayStation Virtual Reality
Lihat Juga :